Mahasiswa KKN Unand ekspos olahan jagung di Pasaman Barat

id Syahiran,KKN Unand

Bupati Pasaman Barat, Syahiran saat meninjau ekspo mahasiswa KKN Unand Padang di Nagari Persiapan Giri Maju Kecamatan Luhak Nan Duo Pasaman Barat, Senin (30/7). (ANTARA SUMBAR/Altas Maulana)

Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Bupati Pasaman Barat, Syahiran memberikan apresiasi kepada mahasiswa Universitas Andalas Padang yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Nagari Persiapan Giri Kaju Kecamatan Luhak Nan Duo.

"Mahasiswa Unand ini sangat kreatif dimana melakukan ekspo memamerkan hasil olahan jagung menjadi hasil olahan makanan," katanya saat melihat ekspo mahasiswa KKN Unand di Giri Maju, Senin.

Ia mengatakan KKN merupakan suatu kegiatan yang memberikan manfaat ganda, baik untuk kepentingan mahasiswa dan perguruan tinggi dan juga bagi pemerintah daerah dan bagi masyarakat.

Selain itu juga bisa menjadi motivasi bagi masyarakat Pasaman Barat khususnya masyarakat Giri Maju untuk megembangkan olahan masakan dari jagung ini.

"Semoga hasil ekspo yang dilaksanakan kali ini akan bisa menjadi pembelajaran dan transfer ilmu pegetahuan bagi masyarakat Giri maju," harapnya.

Ia meminta masyarakat Giri Maju untuk memfaatan lahan perkaragan degan menanam jenis sayur-sayuran dan obat-obatan yang sagat bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

"Kepada mahasiswa jadikanlah KKN sebagai salah satu pembelajaran tentang pegabdian kepada masyarakat yang berbasis pendidikan. Jadikanlah penelitian ini sebagai wahana pembelajaran. Rangkullah semua komponen yang ada dalam masyarakat dan jaga nama baik diri dan kampus," ujarnya.

Sementara itu Dosen Pembimbing KKN Universitas Andalas, Dr. Sofwardi meyampaikan ucapan terima kasiah kepada Bupati Pasaman Barat, Syahiran dan masyarakat Giri Maju yang telah menerima mahasiswa melaksanakan KKN sekitar satu bulan.

"Kegiatan ekspo ini sebagai puncak dari kegiatan dari para mahasiswa yang melaksanakan KKN ini. Semoga bisa bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat Giri Maju," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar