Ini dia lima koperasi yang menerima penghargaan dari Bupati Pesisir Selatan

id penghargaan koperasi

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menyerahkan penghargaan ke perwakilan koperasi berprestasi. (Antara Sumbar/Didi Someldi Putra)

Koperasi yang tidak aktif akan kami data ulang dan selanjutnya dari data itu akan kami lihat apa permasalahan yang dihadapinya, selanjutnya kami akan mencoba mencarikan solusi
Painan, (Antaranews Sumbar) - Sebanyak lima koperasi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menerima penghargaan dari kepala daerah setempat karena dinilai eksis dalam upaya pemberdayaan ekonomi anggotanya.

"Penghargaan ini kami berikan untuk memacu pengurus koperasi lain agar melakukan hal serupa," kata Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di Painan, usai menyerahkan penghargaan pada puncak perayaan hari Koperasi Nasional ke-71 yang dilaksanakan di daerah setempat, Senin.

Koperasi yang menerima penghargaan tersebut ialah Koperasi Dinas Pendapatan, Koperasi Dinas Pertanian dan Koperasi Bangkit Mandiri yang ketiganya sama-sama mengelola usaha simpan pinjam.

Koperasi Dinas Pendapatan yang meraih peringkat satu meraih tropi, piagam penghargaan dan uang pembinaan Rp5 juta, selanjutnya Koperasi Dinas Pertanian yang meraih peringkat dua meraih tropi, piagam penghargaan dan uang pembinaan Rp3 juta dan Koperasi Bangkit Mandiri yang meraih peringkat tiga meraih meraih tropi, piagam penghargaan dan uang pembinaan Rp2 juta.

Sementara dua koperasi lainnya selain berprestasi tingkat kabupaten juga berprestasi tingkat provinsi, yaitu Koperasi Dinas Pendapatan dan Koperasi Dinas Pertanian. Masing-masing juga meraih tropi, piagam penghargaan dan uang pembinaan Rp1 juta.

Menurut bupati koperasi merupakan wadah yang ideal untuk mencapai pemerataan kesejahteraan bagi seluruh anggotanya.

Sesuai arahan pemerintah pusat ke depan pemerintah kabupaten akan fokus pada pengembangan koperasi dengan berorieantasi pada kualitas bukan kuantitas.

Selanjutnya memberikan pembinaan kepada koperasi-koperasi yang kurang eksis agar kembali eksis dan mendorong berkembangnya koperasi-koperasi yang telah aktif.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian setempat, Surmiani menyebutkan di Pesisir Selatan terdapat 275 unit koperasi, namun hanya 173 yang masih aktif.

"Koperasi yang tidak aktif akan kami data ulang dan selanjutnya dari data itu akan kami lihat apa permasalahan yang dihadapinya, selanjutnya kami akan mencoba mencarikan solusi," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar