Ini yang dilakukan Payakumbuh untuk menjadi daerah teladan pengelolaan sampah

id becak sampah

Becak motor pengangkut sampah di Payakumbuh. (Antara Sumbar/Novia Harlina)

Payakumbuh, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, bertekad menjadi daerah teladan dalam pengelolaan sampah di Indonesia dengan memilah sampah mulai dari tingkat kelurahan.

"Dengan memilah sampah antara organik dan non organik mulai dari tingkat kelurahan akan mempermudah pengolahan sampah," kata Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi di Payakumbuh, Jumat.

Ia juga akan menambah sarana seperti tong sampah, perbanyak transfer depo agar becak motor tidak jauh membuang sampah dan meningkatkan sosialisasi terkait pengelolaan sampah.

"Bank sampah juga lebih digiatkan lagi, dan kalau bisa diperbanyak di setiap kelurahan," katanya.

Dengan mengelola dan memilah sampah juga memberikan kenyamanan dan keindahan sekaligus menjaga kesehatan.

"Jika sampah menumpuk dan tidak diolah maka dapat menjadi sumber penyakit," ujar dia.

Riza juga mengingatkan warga jangan membuang sampah sembarangan agar tercipta lingkungan yang bersih dan nyaman.

"Saya mendapat laporan masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan, sehingga kenyamanan dan keindahan kota menjadi terganggu," katanya.

Ia mengingatkan seluruh lapisan masyarakat saling tegur jika melihat ada yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

Persoalan sampah, lanjutnya merupakan tanggung jawab diri sendiri untuk membuang pada tempat yang sudah disediakan. Setelah itu ada petugas kebersihan yang akan mengurus.

"Tanggung jawab kita hanya sampai pada meletakkan sampah ke tempat yang sudah ada," kata dia.

Ke depan, lanjutnya jika ada masyarakat tang membuang sampah tidak pada tempatnya akan diproses dan diberi sanksi. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar