Harga minyak turun karena kekhawatiran sanksi atas Iran berkurang

id Harga minyak

Ilustrasi, harga minyak. (Antara)

New York, (Antaranews Sumbar) - Harga minyak turun pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena seorang pejabat senior AS telah dilaporkan mengatakan bahwa Amerika Serikat akan mempertimbangkan beberapa keringanan sanksi terhadap Iran.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus, kehilangan 2,95 dolar AS menjadi menetap di 68,06 dolar per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman September, turun 3,49 dolar AS menjadi ditutup pada 71,84 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan pada Jumat (13/7) bahwa Amerika Serikat ingin menghindari mengganggu pasar minyak global, karena itu kembali memberlakukan sanksi-sanksi terhadap Teheran, dan dalam kasus-kasus tertentu akan mempertimbangkan keringanan bagi negara-negara yang membutuhkan lebih banyak waktu untuk menghentikan impor minyak mereka dari Iran, menurutnya kepada Reuters.

"Kami ingin orang mengurangi pembelian minyak hingga nol, tetapi dalam kasus-kasus tertentu jika orang tidak dapat melakukannya dalam semalam, kami akan mempertimbangkan pengecualian," kata Mnuchin, mengklarifikasi beberapa komentar pejabat AS bahwa tidak akan ada pengecualian.

Di bagian data, jumlah rig yang beroperasi di ladang-ladang minyak AS tidak berubah pada 863 rig pada pekan lalu, perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes mengatakan dalam laporan mingguannya pada Jumat (16/7). (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar