Ratusan hektare tanaman padi di Agam terancam gagal panen

id hama serang tanaman padi di Agam,Hama Wereng,Hama Tikus serang agam

Ilustrasi (FOTO ANTARA SUMBAR/Iggoy el Fitra/11)

Lubukbasung, (Antaranews Sumbar) - Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Sumatera Barat, merilis seluas 166,15 hektare tanaman padi di daerah itu diserang hama tikus, wereng coklat dan lainnya semenjak Januari sampai Juli 2018.

"Hama itu merata menyerang di tujuh kecamatan," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu didampingi Kasi Pembenihan dan Perlindungan Tanaman, Sari Mustika di Lubukbasung, Jumat.

Ketujuh kecamatan itu yakni, Kecamatan Lubukbasung dengan serangan hama wereng coklat seluas 18,65 hektare dan blast seluas 8,25 hektare.

Sementara Kecamatan Tanjungraya dengan serangan hama tikus seluas 25,5 hektare. Tanjungmutiara dengan serangan hana walang sangit seluas 1,25 hektare dan wereng coklat seluas 35 hektare.

Lalu Kecamatan Kamangmagek dengan serangan hama tikus dengan luas 32 hektare. Ampekangkek dengan serangan hama tikus 4,5 hektare.

Selain itu, Tilatangkamang dengan serangan hama tikus seluas 16 hektare dan Baso dengan serangan hama tikus seluas 25 hektare.

Agar hama tersebut tidak menyebar ke lahan pertanian lainnya, tambahnya, Dinas Pertanian setempat memberikan bantuan pertisida, mengajak petani untuk membersihkan sekitar lahan mereka dan lainnya.

"Dengan cara itu, maka hama itu tidak menyebar ke lahan lainnya, sehingga tidak berpengaruh terhadap produksi gabah kering giling," ujarnya

Pada tahun ini, Dinas Pertanian Agam menargetkan produksi padi 456.047 ton, panen 74.517 hektare dan luas tanam 77.555 hektare.

Sedangkan pada 2017 produksi padi 418.678 ton, panen 74.764 hektare dan luas tanam 76.342,7 hektare.

Pada 2016, produksi padi 367.535 ton, panen 66.151 hektare dan luas tanam 68.518 hektare. ***3***
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar