Posyantek Karya Mandiri Pasaman Barat diharapkan berprestasi di tingkat provinsi

id Posyantek

Tim Provinsi Sumbar saat meninjau peralatan mesin dan melakukan penilaian ke Posyantek Karya Mandiri di Nagari Kapa Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupate Pasaman Barat. (ANTARA SUMBAR/Altas Maulana)

Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengharapkan Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Karya Mandiri dapat berprestasi di tingkat Provinsi Sumbar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari, Etris Dsem di Simpang Empat, Minggu (8/7) mengatakan Posyantek Karya Mandiri telah dinilai oleh tim provinsi pada Rabu (4/7) lalu.

Posyantek yang beralamat di Jorong Padang Laweh Nagari Kapa Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat merupakan Posyantek yang mewakili Pasaman Barat berlomba ditingkat provinsi.

"Benar, kita berharap Posyantek Karya Mandiri dapat berprestasi di tingkat provinsi karena sudah banyak berbuat untuk masyarakat," harapnya.

Ia mengatakan Posyantek di Pasaman Barat ada 19 Posyantek dan Posyantek Karya Mandiri yang mewakili Pasaman Barat ke tingkat provinsi.

"Posyantek ini sudah banyak melakukan pelatihan bagi masyarakat. Selain itu juga tempat pelatihan bagi masyarakat, siswa dan dari perguruan tinggi," katanya.

Ia berharap Posyantek Karya Mandiri dapat berprestasi dan juara di tingkat provinsi. Banyak yang dinilai diantaranya administrasi, kegiatan, dokumentasi, program dan lainnya.

Walinagari atau kepala desa Kapa, Yulizar mengatakan Nagari Kapa memiliki jumlah penduduk sekitat 12.025 oang dengan suku yang multietnis.

Pihaknya selama ini sangat mendukung kegiatan Posyantek Karya Mandiri baik untuk pelatihan maupun kegiatan lainnya terkait penggunaan teknologi yang ada.

"Kami berharap Posyantek ini berprestasi di tingkat provinsi dan nasional," harapnya.

Ketua Posyantek Karya Mandiri, Suyono menjelaskan Posyantek Karya Mandiri berdiri 4 april 2016 berdasarkabn musyawarah nagari Kapa.

Posyantek Karya Mandiri mempunyai lahan peternakan dan berbagai tempat yg bisa sibuat untuk instalasi biogas dan juga mempunyai tempat pelatihan bagi masyarakat. Mulai dari mahasiswa, anak sekolah SMK yang magang.

"Kita juga menjadi penyuluh swadaya dari Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan dan dikegiatan lainnya," ujarnya.

Ia menyebutkan diantara teknologi yang dihasilkan Posyantek Karya Mandiri diantaranya Teknologi Tepat Guna alat pengujian unsur hara tanah, mesin peralatan pembuat pakan ternak dan pembakaran arang.

Selain itu juga alat inovasi diantaranya alat instalasi biogas, alat pencacah rumput dan alat multifungsi. Selain itu kegiatan pelatihan posyantek, pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik, pelatihan pengelolaan budi daya ikan air tawar dan pembuatan pakan ternak. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar