Bupati Tanah Datar sebut MTQ jadi barometer pembelajaran Al Quran

id Mtq, tanah datar

Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi memukul bedug pada pembukaan MTQ Nasional ke 40 tingkat Kabupaten Tanah Datar. (Antara Sumbar/ist)

Pelaksanaan MTQ tahun ini menggunakan aplikasi e-MTQ, sehingga hasil dan nilai bisa lebih transparan dan dapat melahirkan kafilah tangguh dan mempunyai kualitas yang baik
Batusangkar, (Antaranews Sumbar) - Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat, Irdinansyah Tarmizi meminta pelaksanaan (Musabaqah Tilawatil Quran) MTQ Nasional ke 40 tingkat kabupaten di daerah tersebut dapat menjadi barometer dari hasil pembelajaran Al Quran.

“MTQ dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat nagari hingga nasional sekaligus sebagai wadah syiar agama Islam untuk lebih bergema di tengah-tengah masyarakat,” katanya di Batusangkar, Selasa.

Ia menyebutkan, pemerintah daerah berkeinginan agar ajang pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi kegiatan seremonial belaka, akan tetapi harus memiliki dampak lainnya.

Menurut dia, MTQ tingkat Tanah Datar diharapkan dapat melahirkan qori dan qoriah yang handal dan akan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi bahkan nasional.

Selain itu ia menambahkan dalam pelaksanaan MTQ kali ini pihaknya berkomitmen untuk memberdayakan putra-putri terbaik Tanah Datar agar dapat memperbaiki prestasi untuk MTQ tingkat provinsi berikutnya.

“Kita tidak perlu berlarut-larut kecewa dengan turunnya peringkat Tanah Datar pada MTQ Nasional tingkat provinsi di Kota Pariaman tahun lalu," ujarnya.

Lebih lanjut Irdinansyah mengatakan, komitmen untuk lebih baik diperkuat dengan penerapan sistem e-MTQ untuk menghasilkan MTQ yang objektif, transparan dan akuntabel.

“Pelaksanaan MTQ tahun ini menggunakan aplikasi e-MTQ, sehingga hasil dan nilai bisa lebih transparan dan dapat melahirkan kafilah tangguh dan mempunyai kualitas yang baik,” kata dia.

MTQ Nasional ke 40 tingkat Kabupaten Tanah Datar digelar mulai dati tanggal 2 hingga 6 Juli 2018 di Kecamatan Lintau Buo dan diikuti oleh 14 kecamatan yang ada di daerah tersebut.

Sementara itu Kakanwil Kemenag Sumbar, H. Hendrimenyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten Tanah Datar yang memiliki atensi terhadap pengamalan ajaran dan nilai keagamaan.

Ia menyebutkan beberapa program pemerintah kabupaten ialah tahfiz, subuh berjamaah, pemberdayaan remaja masjid dan program lainnya untuk menuju masyarakat yang madani.

“Lonjakan luar biasa ialah pertumbuhan rumah tahfiz, yang awalnya berjumlah 8 rumah menjadi 117. Hal ini merupakan bentuk komitmen yang tinggi untuk menumbuhkan kecintaan umat terhadap Alquran sebagai pedoman hidup,” katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar