Seorang pelajar asal Dharmasraya wakili Sumbar di OSN 2018

id O2 sn di Padang,pelajar dharmasraya wakili sumbar di O2SN

M Aydil (kanan) bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Dharmasraya, Reno Lazuardi (kiri). (ANTARA SUMBAR/Ilka Saputra)

Pulau Punjung, (Antaranews Sumbar) - Seorang pelajar asal SD 06 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya, M Aydil mewakili Sumatera Barat pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2018 pada bidang studi matematika di Padang.

"Anak ini akan berkompetisi di bidang studi Matematika dalam ajang OSN tahun ini," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Dharmasraya, Reno Lazuardi di Paulau Punjung, Senin.

Ia mengatakan keikutsertaan pelajar Dharmasraya dalam event olimpiade pendidikan tahun ini merupakan prestasi membanggakan untuk pendidikan daerah itu.

"Capaian ini membuktikan bahwa pendidikan daerah kita tidak bsia dipandang sebelah mata bagi daerah lain. Jadi kita patut bangga dengan capaian ini," ujarnya.

Pemerintah setempat terus bertekad memajukan pendidikan dengan meningkatkan sinergitas semua komponen untuk melahirkan anak didik yang berkualitas dan berkarakter, kata dia.

Pendidikan adalah penggerak terdepan dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) terbaik untuk membangun daerah ke depan, lanjutnya.

"Kami terus mengingatkan tentang pentingnya pendidikan dan prestasi-prestasi yang didapat siswa, tentu ini menjadi semangat bagi kami agar bekerja lebih baik mencapi hal itu," ujarnya.

Sebelumnya, Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2018 resmi ditabuh di Kota Padang, Sumatera Barat pada 2 Juli 2018.

Olimpide pendidikan tersebut dibuka secara resmi oleh Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan RI Hamid Muhammad bersama Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno di Auditorium Universitas Negeri Padang di Padang, Senin.

Iven OSN 2018 ini akan diikuti perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia dengan jumlah kontingen sebanyak 1.672 orang. Seluruh kontingen terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah menengah Atas (SMA). (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar