Sektor perikanan menjanjikan, Bupati Pesisir Selatan ajak pengusaha berinvestasi

id panen ikan kerapu

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni bersama Komandan Lantamal II Padang Laksma TNI Agus Sulaeman, dan pejabat lainnya saat panen ikan kerapu di perairan Mandeh. (ist)

Silakan hubungi saya ataupun pejabat Dinas Penamaman Modal dan kami akan melayani dengan maksimal
Painan, (Antaranews Sumbar) - Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat Hendrajoni mengajak pengusaha dalam dan luar negeri untuk berinvestasi di sektor perikanan karena potensinya masih sangat menjanjikan di daerah setempat.

"Selain investasi perikanan tangkap, budidaya perikanan juga menjanjikan, dan kami akan memberikan kepastian pelayanan kepada pengusaha yang ingin berinvestasi," kata dia di Painan, Jumat.

Ia menambahkan dengan garis pantai daerah setempat yang mencapai 218 kilometer serta terdapat beberapa teluk yang perairannya cukup tenang memberikan sinyal bahwa daerah itu sangat layak dijadikan tempat untuk berinvestasi di bidang perkanan.

Bahkan salah satu pengusaha yang bergerak di bidang budidaya ikan kerapu di perairan kawasan Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan sejak 2010 hingga saat ini masih terus beraktivitas.

Hal ini lanjutnya juga merupakan salah satu tanda bahwa perairan daerah setempat potensial sebagai tempat budidaya ikan kerapu yang dihargai ratusan ribu rupiah per kilogram itu.

Pihaknya juga menekankan ketika pengusaha ingin berinvestasi di daerah itu akan terbebas dari oknum-oknum yang akan merugikan pengusaha.

"Silakan hubungi saya ataupun pejabat Dinas Penamaman Modal dan kami akan melayani dengan maksimal," katanya.

Bahkan pihaknya juga memastikan seluruh izin-izin yang akan diurus oleh pengusaha akan gratis kecuali izin mendirikan bangunan.

Sementara itu, Koordinator Lapangan PT Andalas Samudera Sejati, Kiat menyebutkan perairan Mandeh tempat perusahaanya membudidayakan ikan kerapu cukup potensial, karena perairannya relatif tenang dan gelombangnya juga tidak tinggi sehingga ikan tidak mudah stres.

PT Andalas Samudera Sejati sudah beroperasi di perairan Mandeh sejak 2010 dan per tahunnya mampu memproduksi 15 ton ikan kerapu berbagai jenis, mulai dari cantik, tikus, cantang dan juga beo. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar