Kecelakaan lalu lintas di Solok selama operasi ketupat 2018 turun

id Operasi ketupat 2018,Polres Solok,Angka kecelakaan lalulintas selama operasi ketupat

Kasat Lantas Polres Solok Iptu Bayful Yendri memberikan pengarahan. (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Arosuka, (Antaranews Sumbar) - kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Solok selama operasi ketupat 2018 mengalami penurunan hingga 40 persen dibanding tahun lalu sebanyak lima kasus menjadi tiga kasus.

Kapolres Solok AKBP Ferry Irawan, melalui Kasat Lantas Polres Solok Iptu Bayful Yendri di Arosuka, Selasa menyebutkan dari ketiga kasus kecelakaan itu, mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia.

sementara untuk korban luka berat nihil, dibanding 2017 empat korban, luka ringan lima orang sedangkan tahun lalu tujuh orang.

Kerugian materi Rp700 ribu menurun dibanding tahun lalu mencapai Rp9 juta.

Tujuan utama pelaksanaan operasi ketupat tahun ini yaitu meminimalisasi risiko dan angka kecelakaan serta pengamanan arus mudik lebaran.

Arus mudik pada destinasi-destinasi wisata di wilayah hukum Polres setempat aman dan cukup kondusif, sebutnya.

Ia menyebutkan bahwa upaya preventif yang dilakukan tahun ini, meningkat seperti pelaksanaan pengaturan sebanyak 144 kali dari 56 kali pada tahun sebelumnya.

Selain itu, penjagaan sebanyak 72 kali, pengawalan dilakukan 13 kali, patroli sebanyak 144 kali.

Selanjutnya, upaya represif atau penegakan hukum, pihaknya telah mengeluarkan tilang sebanyak 243 berkas kepada pengendara yang tidak mematuhi aturan yang naik 465 persen dari 2017 sebanyak 43 berkas.

"Sementara itu barang bukti (BB) yang diamankan berupa SIM 106 lembar, STNK125 lembar, serta kendaraan bermotor 12 unit dan teguran nihil," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar