H-2 lebaran, jumlah kendaraan lewat jalur Sumbar-Bengkulu mulai meningkat

id jalur mudik

Ilustrasi. (Antara)

Painan, (Antaranews Sumbar) - jumlah kendaraan yang melalui jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Provinsi Sumbar dan Bengkulu terpantau meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya, pada Rabu.

Dari pantauan di Kabupaten Pesisir Selatan, kepadatan kendaraan terlihat dari arah Padang menuju Bengkulu sedangkan sebaliknya masih normal

Menurut salah satu warga yang tinggal di jalur tersebut Martis (52) di Painan, para pemudik rata-rata menggunakan kendaraan roda empat sementara kendaraan roda dua hanya sebagian saja.

Ia menambahkan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah saat ini jauh meningkat. Hal tersebut karena kondisi jalan setempat yang sudah mulai diperbaiki sehingga lebih diminati.

"Jika dibanding tahun lalu kendaraan pemudik saat ini memang meningkat, dan dari plat kendaraan yang digunakan mereka berasal dari Riau, Aceh menuju Bengkulu dan begitu sebaliknya," ungkapnya.

Ia memperkirakan khusus pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua biasanya akan meningkat H-1 lebaran seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Meski meningkat namun hingga sekarang belum ada informasi terjadinya kemacetan," katanya.

Sebelumnya, Bupati setempat, Hendrajoni menyebutkan pemudik mesti meningkatkan kewaspadaan ketika melewati jalan lintas sumatera di daerah itu.

Hal tersebut karena terdapat tiga ruas jalan lintas sumatera yang masih dalam tahap pengerjaan yaitu Painan-Kambang, Kambang-Inderapura dan Inderapura-Tapan.

Selain itu juga masih terdapat beberapa titik jalan yang bergelombang serta terdapat beberapa titik badan jalan yang belum mulus, selain itu pengendara juga mesti mewaspadai sisa material pengerjaan jalan.

Selanjutnya jika cuaca sedang hujan maka pemudik juga mesti mewaspadai longsor yang berasal dari tebing bukit yang dibuka oleh kontraktor guna pelebaran jalan.

Kepada pemudik ia berpesan untuk tidak terburu-buru serta lebih mengutamakan keselamatan dan jika lelah ia mengajak untuk beristirahat di tempat peristirahatan yang disediakan. (*)

Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar