H-3 lebaran pemudik udara terus berdatangan ke Sumbar

id arus mudik udara

Suasana terminal kedatangan penumpang di Bandara Internasional Minangkabau pada H-3 Idul Fitri 1439 Hijriah. (Antara Sumbar/Ikhwan Wahyudi)

Padang Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Memasuki H-3 Idul Fitri 1439 Hijriah para pemudik yang menggunakan pesawat udara terus berdatangan ke Sumatera Barat melalui Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman.

"Pada H-3 yang perkiraan awal merupakan pucak arus kedatangan Sebanyak 8.960 pemudik tiba di Sumbar menggunakan 46 penerbangan," kata Humas PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau Fendrick Sondra di Padang Pariaman, Rabu.

Ia menyampaikan kedatangan pemudik pada H-3 mengalami peningkatan 1,24 persen dibandingkan periode yang sama 2017 yang saat itu berjumlah 8.682 pemudik

Sebaliknya pada H-3 jumlah penumpang yang berangkat dari Padang menuju Jakarta mencapai 4.901 orang.

Ia menyampaikan pergerakan penumpang di BIM pada Lebaran tahun ini diperkirakan meningkat sekitar 12 sampai 20 persen sementara pergerakan pesawat sekitar lima sampai 10 persen.

Untuk pesawat sekitar 864 pergerakan dan penumpang sekitar 152 ribu orang mulai dari H-7 hingga H+7, kata dia.

Terkait dengan antisipasi keterlambatan pesawat sehingga terjadi penumpukan ia mengatakan pihaknya sudah memiliki prosedur tetap penanganan itu.

Kalau dilihat dari jadwal penerbangan, keterlambatan penerbangan tidak lebih dari lima pesawat di jam yang sama, tapi kami usahakan maksimal tiga pesawat saja, ujar dia.

Ia mengatakan jika terjadi keterlambatan dari sisi personil siap mengantisipasi dengan menambah kursi bagi penumpang agar tidak duduk di lantai.

Sebelumnya Pejabat Kantor Otoritas Bandara wilayah 6 Padang menyampaikan rute Jakarta- Padang merupakan satu dari tujuh jalur penerbangan dengan kategori amat padat di Indonesia.

"Di Tanah Air ada tujuh rute amat padat nomor satu Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Padang masuk peringkat tujuh, kata Kepala Otoritas Bandara Wilayah 6 Padang Agus Subagyo.

Menurut dia, karena jalur Jakarta- Padang masuk kategori amat padat pihaknya akan melakukan pengawasan ekstra selama arus mudik Lebaran.

"Hal ini untuk memastikan pelayanan di Bandara kepada pemudik terlaksana dengan baik," ujar dia.

Bandara Internasional Minangkabau memiliki panjang landasan 2.750 meter dan dapat didarati oleh pesawat berbadan lebar.

Untuk kapasitas apron mampu menampung delapan pesawat parkir dalam waktu bersamaan.

Sementara kapasitas terminal saat ini mencapai 2,7 juta penumpang per tahun walaupun pada 2017 jumlah penumpang sudah mencapai empat juta orang.

Tidak hanya itu, Bandara Internasional Minangkabau juga menyediakan enam mushala, 32 toilter dan 26 kontek "check in" serta dua konter "check in" mandiri. (*)
Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar