Ini jalan alternatif yang disiapkan polisi di Padang Pariaman

id jalan alternatif

Kapolres Padang Pariaman, Sumbar, AKBP Rizki Nugroho. (ANTARA Sumbar/Aadiaat)

Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menyiapkan jalur alternatif selama lebaran 1439 hijriah guna mengurai kemacetan jalan nasional Padang-Bukittinggi.

"Di persimpangan memasuki jalan alternatif kita pasang petunjuk arah agar mudah diketahui pengendara," kata Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho di Parit Malintang, Rabu.

Selain mengarahkan pengendara melalui petujuk arah pihaknya juga membuat rekayasa lalu lintas apabila terjadi kemacetan parah di sejumlah titik.

Ia menyebutkan lokasi yang sering terjadi kemacetan di wilayah hukum Polres tersebut yaitu di rel kereta api di Kecamatan Batang Anai, Pasar Lubuk Alung, dan Pasar Sicincin.

Sedangkan jalur alternatif yang disiapkan untuk mengurai kemacetan tersebut yaitu Ketaping, Kecamatan Batang Anai dan Ulakan Tapakis untuk pengendara dari Kota Padang ke Pariaman dan Pasaman maupun sebaliknya.

Jalur tersebut juga dapat dilewati pengendara dari Padang ke Bukittinggi via Malalak.

Apabila sudah terlanjur terjebak macet di sepanjang jalan Padang-Bukittinggi maka pengendara masih dapat masuk ke jalan alternatif yaitu di Simpang Lintas Lubuk Alung, dan Sicincin.

Untuk melancarkan rekayasa lalu lintas tersebut pihaknya telah menerjunkan 192 personel serta ditambah dengan anggota Komando Distrik Militer 0308 Pariaman, Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan yang masing-masingnya terdiri dari 20 orang.

Personel tersebut ditugaskan di enam pos yaitu di Simpang Bandara Intenasional Minangkabau, Simpang Lintas di Lubuk Alung, Pasar Lubuk Alung, Pauh Kambar, Sicincin, dan Malibou Anai.

Ia mengimbau pengendara untuk tidak memakirkan kendaraannya di bahu jalan karena dapat menimbulkan kemacetan.

"Sebaiknya pengendara menggunakan lokasi parkir yang telah disiapkan," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur meminta warga di daerahnya memanfaatkan jalur alternatif di daerah itu guna mengurangi potensi kemacetan di jalan nasional Padang-Bukittinggi.

"Selain itu warga juga diminta terutama aparatur sipil negara untuk cerdas menggunakan waktu berkendara," ujarnya.

Ia pun meminta kesadaran pengendara untuk mematuhi peraturan lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan dan mengurangi potensi kemacetan. (*)

Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar