KPU Pasaman Barat minta parpol pahami sistem pencalonan

id parpol

KPU Pasaman Barat saat memberikan sosialisasi kepada partai politik dan bakal calon legislatif di Aula Hotel Guchi Simpang Empat, Selasa (12/6). (ANTARA Sumbar/Altas Maulana)

Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) meminta partai politik dan bakal calon legislatif memahami dan mengerti sistem informasi pencalonan tahapan Pemilu 2019.

"Benar, sistem ini harus dipahami karena informasi pencalonan (silon) berbeda dengan silon pemilu sebelumnya," kata Ketua KPU Pasaman Barat, Syafrinaldi usai sosialisasi pencalonan anggota legislatif di Simpang Empat, Rabu.

Ia mengatakan pihaknya terus berupaya keras memberikan informasi dan pemahaman terhadap partai politik peserta pemilu dan bacaleg yang akan ikut pada Pemilu 2019 nanti.

Salah satunya adalah cara mengoprasikan dan memahami sistem informasi pencalonan pemilu. Karena secara teknis terdapat sedikit perbedaan dengan silon pada Pileg 2015 lalu.

Sehingga perlu pemahaman lebih matang agar Parpol atau Bacaleg tidak mengalami masalah saat pencalonan nantinya.

Selain silon, KPU juga meminta parpol memahami sejumlah aturan perubahan?yang terjadi belakangan ini. Mulai dari tahapan pendaftaran, syarat bacaleg dan penentuan nomor urut serta jumlah calon yang akan ditetapkan oleh parpol di dapil tertentu.

Menurutnya semua operator silon di setiap parpol peserta pemilu harus bisa memahami aturan dan teknis pengoperasian dan pengisian data di silon.

Sebab setelah data selesai dan valid, maka data itu akan menjadi acuan secara menyeluruh baik dari KPU maupun pengawas nantinya.

Disisi lain, Pemilu 2019, KPU akan mengoptimalkan silon secara daring. Berbeda dengan sebelumnya yang?masih bersifat "offline" atau manual.

Sehingga rentang waktu pendaftaran dan syaratnya dinilai harus diisi atau di unggah tepat waktu.

"Inilah bedanya dengan pemilu sebelumnya. Operator masing-masing parpol harus memahami sistem ini," tegasnya.

Ia menambahkan untuk Pemilu 2019 ada sekitar 16 yang terdaftar di KPU Pasaman Barat. Beberapa di antaranya merupakan parpol baru dengan demikian perlu perdekatan dan pemahaman lebih lanjut agar tidak terjadi kesalahan

"Kita memberikan bimbingan teknis kepada semua partai politik yang ada selain sosialisasi mengenai sistem silon," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar