Manunggal TNI-Polri bersama bersihkan lingkungan masjid di Pasaman Barat

id Manunggal TNI-Polri,TNI-Polri bersihkan masjid

Ilustrasi - (Antara Sumbar/Syahrul Rahmat/17)

Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Jajaran personil Polri dan TNI menggelar gotong royong bersama membersihkan lingkungan Masjid Agung Pasaman Barat, menjelang lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah,

"Benar, kegiatan ini kita lakukan sejak Senin (11/6) lalu sebagai bentuk kepedulian Polri-TNI terhadap lingkungan. Apalagi lebaran tidak lama lagi," kata Kepala Kepolisian Sektor Pasaman, AKP Muzhendra di Simpang Empat, Selasa.

Ia mengatakan biasanya masyarakat atau pengurus masjid mulai mempersiapkan masjid atau lapangan yang akan digunakan untuk pelaksaan shalat Idul Fitri.

Namun saat ini puluhan personil TNI dan Polri ikut serta membersihkan pekarangan masjid.

Menurutnya aksi bhakti sosial anggota Koramil Simpang Empat, anggota Polsek Pasaman dan Polres Pasaman Barat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan tempat ibadah di wilayah kerja yang ada.

Puluhan personil TNI- Polri tersebut terlihat saling bekerjasama membersihkan tumpukan kayu dan sampah di lingkungan masjid.

Baik di bagian dalam maupun bagian luar masjid, karena sebagai masjid kabupaten tempat ini direncakan sebagai alternatif lokasi pelaksanaan shalat idul fitri jika terjadi hujan nantinya.

"Aksi bersih masjid ini sebagai bentuk kepedulian terhadap rumah ibadah dan masyarakat. Besar harapan dengan aksi ini bisa memancing kepedulian anggota lain dan masyarakat Pasaman Barat terhadap rumah ibadah dan lingkungan sekitarnya," ujarnya.

Ia berharap dengan menjalin hubungan dan kerjasama seperti ini masyarakat bisa merasakan bahwa anggota TNU-Polri dan penegak hukum itu hadir di tengah masyarakat dan membantu masyarakat.

Ia menambahkan setelah aksi bersih masjid ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu semakin mendekatkan hubungan emosional TNI-Polri dengan masyarakat sekitarnya.

"Selain itu, tentu kegiatan ini juga bentuk kekompakan penegak hukum dalam menjaga ketentraman masyarakat di Pasaman Barat," tegasnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar