Jasa Raharja ingatkan kapal wisata jangan naikkan penumpang lebihi kapasitas

id Bambang Panular

Kepala Cabang Jasa Raharja Sumatera Barat, Bambang Panular (tengah). (Antara Sumbar/Muhammad Zulfikar)

Tujuh kapal tersebut memang belum mengantongi izin lengkap saat pendataan terakhir, namun diharapkan segera mengurus secepatnya sebelum beroperasi
Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Kepala Cabang Jasa Raharja Sumatera Barat Bambang Panular mengingatkan para pengusaha kapal wisata di Kota Pariaman agar tidak menaikkan penumpang melebihi kapasitas meskipun ada peningkatan pengguna jasa selama libur lebaran.

"Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk pihak angkutan kapal wisata ke Pulau Angso Duo, salah satunya mengenai jumlah maksimal penumpang," kata dia dihubungi di Pariaman, Senin.

Ia mengatakan berdasarkan pendataan bersama pemerintah daerah, terdapat 30 unit kapal wisata, namun tujuh kapal belum memiliki izin lengkap.

"Tujuh kapal tersebut memang belum mengantongi izin lengkap saat pendataan terakhir, namun diharapkan segera mengurus secepatnya sebelum beroperasi," katanya.

Untuk mendukung keselamatan para wisatawan yang akan berkunjung ke pulau di daerah itu, pihak Jasa Raharja mengaku telah memberikan bantuan berupa jaket pengaman bagi pengunjung.

Pihaknya berpendapat salah satu penyebab kecelakaan kapal wisata diakibatkan kelebihan penumpang. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta lebih memperhatikan persoalan itu untuk menghindari kemungkinan terburuk seperti kecelakaan.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti mengatakan pemerintah daerah telah mengeluarkan imbauan kepada para pengusaha kapal agar tidak menaikkan penumpang melebihi kapasitas.

Bagi para pengusaha kapal wisata yang menaikkan penumpang melebihi kapasitas, pemerintah daerah akan memberikan sanksi tegas.

Kemudian para pengusaha kapal juga diwajibkan menyediakan kelengkapan alat seperti pelampung untuk menjamin keselamatan penumpang.

Selain itu para wisatawan yang akan menaiki kapal wisata juga diimbau untuk gunakan kapal yang terdata secara resmi, dan memiliki izin lengkap.

"Penumpang kapal wisata jangan sampai menaiki kapal yang tidak memiliki karcis resmi, karena apabila terjadi kecelakaan laut tidak bisa ditanggung pemerintah daerah," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar