Polisi Pariaman fokus antisipasi empat kerawanan selama lebaran

id Andry Kurniawan

Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan. (Antara Sumbar/Muhammad Zulfikar)

Empat hal ini merupakan arahan langsung dari pimpinan agar anggota kepolisian selalu siaga selama libur lebaran
Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Kepolisian Resor Kota Pariaman, Sumatera Barat akan fokus mengantisipasi empat kerawanan selama Lebaran 1439 Hijriah.

Kapolres Kota Pariaman AKBP Andry Kurniawan, di Pariaman, Rabu, mengatakan empat kerawanan itu yakni stabilitas harga pangan, kelancaran dan keselamatan arus mudik dan balik lebaran, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencurian sepeda motor serta tindak terorisme.

"Empat hal ini merupakan arahan langsung dari pimpinan agar anggota kepolisian selalu siaga selama libur lebaran," kata dia.

Untuk langkah awal pihak kepolisian setempat telah melakukan antisipasi di antaranya melakukan pengecekan dan pengawasan harga pangan, termasuk ketersediaan kebutuhan pokok di pasar tradisional.

Kemudian pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas, termasuk upaya mendeteksi sedini mungkin aktivitas kelompok tertentu apabila ada dugaan terorisme.

Selama libur lebaran pihak kepolisian menyiagakan 120 personel yang ditempatkan di berbagai titik.

Aparat kepolisian juga mendirikan tiga pos pengamanan di Pantai Gandoriah, Pulau Angso Duo dan Pantai Arta.

"Dua pos pelayanan juga disiagakan di Pasar Sungai Limau Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman karena termasuk wilayah hukum Polres Pariaman, dan satu lagi terletak di Pasar Pariaman," ujar dia.

Selama Operasi Ketupat 2018, anggota kepolisian juga dibantu langsung oleh aparat TNI, Dinas Perhubungan Kota Pariaman, Satuan Polisi Pamong Praja, dan tenaga medis.

"Seluruh personel akan mulai menempati pos sejak 7 Juni hingga 24 Juni 2018," katanya.

Ia mengimbau pemudik maupun pengguna jalan raya lainnya yang akan melintasi daerah itu agar mengutamakan keselamatan dibandingkan memacu kecepatan kendaraan. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar