Arus mudik, Polres Dharmasraya pastikan keamanan rest area

id Polres Dharmasraya,Arus Mudik Lebaran,Mudik Lebaran

Kapolres AKBP Rudy Yulianto (dua kanan), Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan (kiri) dalam suatu kesempatan. (ANTARA SUMBAR/Ilka Saputra)

Pulau Kunjung, (Antaranews Sumbar) - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Dharmasraya, Sumatera Barat, AKBP Rudy Yulianto memastikan situasi keamanan tempat beristirahat atau rest areadi daerah itu selama arus mudik dan balik lebaran 1439 Hijriah.

"Kami sudah petakan pengamanan untuk rest area di sejumlah rumah makan dan SPBU, nanti petugas akan melakukan patroli secara rutin," katanya di Pulau Punjung, Selasa.

Ia meminta pengelola rest areajuga melakukan upaya antisipasi tindakan kriminalitas dengan memberlakukan pengamanan internal dan membuat spanduk imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia mengatakan kepolisian dan instansi terkait yang dilibatkan dalam Operasi Ketupat Singgalang 2018 menyatakan satu komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menyebutkan pihaknya akan mengerahkan 250 personel Polres Dharmasraya selama pengamanan arus mudik dan balik lebaran di wilayah setempat.

Polres membentuk dua pos pengamanan di Sialang dan Sungai Rumbai dan satu pos pelayanan di Gunung Medan. Pengaman dengan sandi Operasi Ketupat Singgalang mulia digelar 7 Juni sampai 24 Juni 2018.

Ia mengimbau seluruh pemudik wewaspadai aksi pecah kaca dan hipnotis saat berada di kawasan rest area, serta jangan memaksakan berkendara saat mengantuk atau lelah.

Kemudian pemudik yang melintasi jalan nasional di Dharmasraya agar terus meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, jadikan keselamatan sebagai suatu kebutuhan.

Sementara, Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan berharap petugas yang terlibat ke dalam operasi ketupat menjadikan kenyamanan pemudik harus jadi prioritas.

"Saya ingin para pemudik mendapat pelayanan terbaik tahun ini, kami dari pemerintah juga siap membatu pihak kepolisian dalam menyukseskan hal itu," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar