BI sediakan Rp4,1 miliar penuhi penukaran uang baru sambut lebaran

id penukaran uang baru

Warga mengantre menukarkan uang di Lapangan Kantin, Bukittinggi, Sabtu(2/6). BI Kantor Perwakilan Sumbar menyediakan Rp4,1 miliar uang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang lebaran. (ANTARA SUMBAR/ Ira Febrianti)

Setiap mau lebaran ada kebiasaan menukar uang baru. Kami menghindari agar warga tidak menukar uang pada penyedia di pinggir jalan
Bukittinggi, (Antaranews Sumbar) - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) menyediakan Rp4,1 miliar uang baru untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang bagi masyarakat di Kota Bukittinggi menyambut Idul Fitri 1439 Hijriah.

Unit Pengelola Uang Rupiah di BI Perwakilan Sumbar, Ari Rozano di Bukittinggi, Sabtu, mengatakan layanan penukaran uang yang pihaknya sediakan di Lapangan Kantin untuk menghindari penukaran oleh warga di tempat-tempat tidak resmi.

"Setiap mau lebaran ada kebiasaan menukar uang baru. Kami menghindari agar warga tidak menukar uang pada penyedia di pinggir jalan," katanya.

Dikhawatirkan jika ditukar sembarangan, ada risiko lembaran uang tidak sesuai dengan jumah uang yang ditukar dan adanya lembaran uang palsu.

Dalam penukaran uang di Bukittinggi, pihaknya bekerja sama dengan lima lembaga perbankan di kota tersebut menggunakan mobil kas keliling.

Uang yang disediakan yaitu mulai dari pecahan Rp2.000 sampai Rp20.000 dan setiap warga dibatasi menukar uang maksimal dua ikat (pack) untuk setiap pecahan.

"Karena layanannya cuma sehari maka di awal kami batasi dulu mengantisipasi saat siang hari makin ramai yang datang. Jika tidak dibatasi, yang datang siang hari nanti tidak kebagian," ujarnya.

Penukaran pada Sabtu (2/6) selain di Bukittinggi juga dilaksanakan di Kota Pariaman. Selanjutnya pada 9 Juni 2018 dilaksanakan di Kota Solok dan Payakumbuh.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak warga agar mencintai uang rupiah yang ditunjukkan dengan tindakan Lima Jangan yaitu jangan dilipat, jangan dicoret, jangan distapler, jangan diremas dan jangan dibasahi.

"Rupiah itu keren maka gunakanlah untuk setiap transaksi dan jangan lupa terapkan Lima Jangan," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar