Bupati Solok ajak masyarakat jadikan Ramadhan benteng penyakit masyarakat

id Safari Ramadhan

Bupati Solok, Gusmal menyerahkan bantuan kepada Masjid Nurul Huda Nagari Jawi jawi. (Humas)

Diharapkan seluruh nagari yang ada di Kabupaten Solok nantinya? akan menerapkan kehidupan masyarakat yang Islami dengan mengedepankan sikap hidup yang didasarkan kepada nilai-nilai agama
Arosuka, (Antaranews Sumbar) - Bupati Solok, Sumatera Barat, Gusmal mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai benteng untuk menjauhi penyakit masyarakat seperti judi, minum minuman keras, narkoba, LGBT, dan lainnya.

"Tolong awasi anak-anak dalam menggunakan teknologi, terutama dalam pemakaian HP, jauhkan mereka dari pengaruh LGBT, pengaruh narkoba dan penyalahgunaan zat-zat terlarang lainnya," ujarnya di Solok, Selasa.

Ia mengingatkan agar masyarakat menggelar banyak kegiatan keagamaan mengisi bulan Ramadhan agar terhindar dari pengaruh negatif dan penyakit masyarakat.

Kegiatan keagamaan dalam mengisi Ramadhan, menurutnya akan mendorong pembentukan iman, takwa masyarakat terutama bagi anak-anak dan generasi muda.

Hal itu disampaikan Bupati Solok, saat memimpin Tim Safari Ramadhan ke Masjid Nurul Huda, Nagari Jawi-Jawi Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Senin malam.

Ia menegaskan lahirnya berbagai program Pemerintah Kabupaten Solok di sektor keagamaan, dengan tujuan terbentuknya masyarakat yang berakhlak serta terciptanya kehidupan masyarakat yang Islami.

"Diharapkan seluruh nagari yang ada di Kabupaten Solok nantinya‎ akan menerapkan kehidupan masyarakat yang Islami dengan mengedepankan sikap hidup yang didasarkan kepada nilai-nilai agama," ujarnya.

Apalagi perkembangan teknologi belakangan ini juga membawa pengaruh buruk kalau generasi muda dan anak-anak tidak dibentengi dengan nilai-nilai adat dan agama.

Sebelumnya, Wali Nagari Jawi-Jawi Guguk Lasperman menyebutkan, selain nagari Jawi-Jawi menjadi salah satu kampung budaya di Solok, masyarakatnya juga telah melakukan program keagamaan, baik itu wirid gabungan, magrib mengaji dan subuh berjamaah.

"Allhamdulilah masyarakat nagari menyadari, pentingnya akidah agama dalam kehidupan sehari-hari, jadi program yang telah dicanangkan oleh pemerintah, sudah kami lakukan dalam kehidupan sehari hari,” ujarnya.

Untuk memperkuat program keagamaan itu, lanjutnya, pemerintah Nagari Jawi jawi telah menyebarkan surat imbauan kepada seluruh warga untuk dapat menjaga ketertiban selama Ramadhan.

"Seluruh warung-warung diimbau untuk tidak menjual petasan," ujarnya.

Pada kesempatan itu, rombongan TSR Bupati Solok juga menyerahkan bantuan buku paket Agama dan bantuan dana sebesar Rp10 juta kepada pengurus masjid Nurul Huda. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar