ISI Padang Panjang canangkan pelayanan bertaraf internasional (video)

id ISI Padang Panjang,Kawasan Terpadu Tarok

Rektor ISI Padang Panjang, Prof. Dr. Novesar Jamarun (kanan) bersama Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni (kiri) bercengkerama saat pemasangan saat pemasangan plang peruntukkan tanah untuk kampus tersebut, 2x11 Kayu Tanam, Kamis (24/5). (Antara Sumbar/Aadiaat M. S)

Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Sumatera Barat mencanangkan menjadi perguruan tinggi yang memiliki pelayanan dan pendidikan bertaraf internasional dengan membangun kampus II di Kawasan Tarok, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

"Meskipun sekarang strandar berbasis internasional dimoratorium namun standar pelayanan dan pendidikan kami arahkan ke sana," kata Rektor ISI Padang Panjang, Prof. Dr. Novesar Jamarun saat pemasangan plang peruntukkan tanah untuk kampus tersebut, 2x11 Kayu Tanam, Kamis.

Untuk mencapai hal tersebut maka diperlukan lahan yang luas guna membangun infrastruktur yang memadai.

Menurutnya dengan lahan yang didapatkan oleh perguruan tinggi tersebut seluas 43 hektare di Kawasan Terpadu Tarok maka rencana tersebut bisa tercapai.

Ia mengatakan apabila sertifikat tanah tersebut selesai maka pihaknya akan segera mengajukan dana baik ke Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemeristekdikti) maupun dari sejumlah pihak.

Jika kampus II selesai dibangun maka pihaknya dapat menambah jumlah mahasiswa perguruan tinggi tersebut yang saat ini hanya sekitar 2.500 mahasiswa.

"Apabila pembangunannya selesai maka jumlah mahasiswa ISI Padang Panjang bisa mencapai 5.000 hingga 7.000 orang," katanya.

Meskipun pihaknya membangun Kampus II di daerah itu namun Kampus I di Padang Panjang tidak akan ditinggalkan karena kedua infrastruktur yang dimiliki sama-sama memiliki peran.

"Selain Kampus rencananya di kawasan tarok ini kami bangun gedung rektorat satu lagi selain di Kampus I agar di sini juga ada aktivitas," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni mengatakan posisi Kampus ISI berada di gerbang jalan tol Padang Pariaman-Pekanbaru yang akan dibangun di daerah itu

"ISI merupakan salah satu pencetus dibangun Kawasan Terpadu Tarok sehingga posisinya berada bagian pertama," kata dia.

Ia berharap ISI Padang Panjang juga mendapatkan dana dari Bank Pembangunan Asia untuk pembangunan seperti yang didapatkan Universitas Negeri Padang.

Ia memerintahkan anggotanya untuk membantu mempercepat penyelesaian sertifikat ke pihak badan pertanahan setempat agar ISI dapat segera mengusulkan dana kepada Kemeristekdikti. (*)



Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar