Disdukcapil Dharmasraya terbitkan kartu identitas anak usia nol sampai 17 tahun

id Rudy Aldrin

Plt Sekretaris Disdukcapil Dharmasraya, Rudy Aldrin. (Antara Sumbar/Ilka Jensen)

Kami mengimbau masyarakat untuk mengurus KIA anaknya ke Kantor Disdukcapil di sungai Dareh, persyaratan hanya membawa akta kelahiran anak, jika belum memiliki maka harus mengurus akta kelahiran dulu
Pulau Punjung, (Antaranews Sumbar) - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mulai menerbitkan Kartu Indentitas Anak (KIA) bagi anak usia nol sampai 17 tahun kurang satu hari.

"Percetakan KIA sudah dilakukan setelah diluncurkan pada 26 April 2018," kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdukcapil Dharmasraya, Rudy Aldrin di Pulau Punjung, Kamis.

Ia mengatakan Dharmasraya menyediakan 8.000 keping blanko KIA tahun ini, anggaran pengadaan blanko dialokasikan dari APBD Kabupaten Dharmasraya 2018.

Bentuk fisik KIA sama seperti Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-E), namun tanpa perekaman data lalu dibagi menjadi dua jenis.

Bagi anak 0 sampai lima tahun kartu tidak dilengkapi pasfoto kemudian bagi anak lima sampai 17 tahun kurang satu hari kartu dilengkapi pasfoto, lanjut dia.

KIA bermanfaat sebagai tanda pengenal anak untuk urusan administrasi seperti saat membuka rekening tabungan di bank, layanan kesehatan, mendaftar sekolah, jelas dia.

KIA juga dapat mencegah terjadinya tindakan kriminal seperti perdagangan anak sehingga pihaknya mengharapkan, para orang tua ikut aktif mendukung program kepemilikan KIA.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mengurus KIA anaknya ke Kantor Disdukcapil di sungai Dareh, persyaratan hanya membawa akta kelahiran anak, jika belum memiliki maka harus mengurus akta kelahiran dulu," katanya.

Ia menambahkan jumlah penerbitan KIA di Kabupaten Dharmasraya baru mencapai sekitar tiga ratusan, sedikitnya jumlah tersebut diakui sosialisi ke masyarakat belum dilakukan secara menyeluruh.

"Setelah lebaran upaya sosialisasi akan kami gencarkan bersamaan dengan pelayanan keliling administrasi kependudukan," tambahnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar