Legislator: masyarakat laporkan jika temukan pungli penerimaan siswa baru

id DPRD Padang,Pungli penerimaan siswa baru,wahyu iramana putra

Wakil Ketua DPRD Padang, Sumatera Barat, Wahyu Iramana Putra. (Dokumentasi pribadi)

Padang, (Antaranews Sumbar) - Wakil Ketua DPRD Padang, Sumatera Barat, Wahyu Iramana Putra meminta pihak berwenang menindak tegas oknum yang melakukan pungutan liar saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) dan mengharapkan masyarakat melaporkan jika menemukan indikasi pungutan liar.

"Jangan sampai ada oknum-oknum yang memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pungutan liar," katanya di Padang, Kamis.

Ia meminta Dinas Pendidikan setempat meningkatkan pengawasan saat PPDB sehingga tercipta pendidikan yang berintegritas.

Ia juga meminta masyarakat agar turut mengawasi dan melaporkan jika terdapat indikasi pungutan liar.

Namun, menurutnya dengan PPDB dalam jaringan yang diterapkan pemerintah dapat mengantisipasi pungutan liar tersebut. Akan tetapi pengawasan tetap harus ditingkatkan.

"Pemerintah dan masyarakat harus saling besinergi untuk mengantisipasi hal tersebut," ujar dia.

Sebelumnya Pemerintah Kota Padang memperkuat pencegahan dan antisipasi pungutan liar di tataran sekolah tingkat SD dan SMP serta Dinas Pendidikan.

"Salah satunya meningkatkan sosialisasi gerakan sapu bersih pungutan liar di sekolah dan lingkungan sekitar," kata Kepala Inspektorat Kota Padang, Corri Saidan.

Menurut dia, selama ini sosialisasi diperkuat untuk tatanan kedinasan guna memperkuat kedisiplinan di jajaran pemerintahan.

Tahun ini giliran kepala sekolah dan guru yang mengajar di SD dan SMP negeri atau swasta. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar