Rektor: perguruan tinggi harus munculkan pebisnis baru buka lapangan pekerjaan

id Agustinus Purna Irawan

Rektor Universitas Tarumanagara Prof Dr Agustinus Purna Irawan. (cc)

Kita punya keunggulan lokal yang bisa diangkat ke kancah internasional, contohnya rendang. Siapa sekarang yang tidak tahu dengan rendang, yang merupakan salah satu makanan terlezat di dunia
Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Rektor Universitas Tarumanagara Prof Dr Agustinus Purna Irawan mengatakan perguruan tinggi sudah selayaknya menghasilkan pebisnis-pebisnis baru yang dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

"Perguruan tinggi sudah seharusnya menghasilkan pebisnis baru, sehingga bisa membantu pemerintah dalam mencari jalan keluar dari masalah pengangguran dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru," ujar Agustinus di Jakarta, Rabu.

Perguruan tinggi seharusnya memiliki komitmen untuk tidak menghasilkan para pengangguran.

Agustinus menambahkan Indonesia memiliki potensi lokal dalam meningkatkan jumlah pengusaha. Akan tetapi potensi tersebut, belum dikembangkan dengan maksimal.

Keunggulan lokal yang dimaksud dimulai dari makanan, budaya hingga keindahan alam yang tidak dimiliki oleh negara lain.

"Kita punya keunggulan lokal yang bisa diangkat ke kancah internasional, contohnya rendang. Siapa sekarang yang tidak tahu dengan rendang, yang merupakan salah satu makanan terlezat di dunia."

Begitu juga dengan ayam goreng, yang bisa diusung ke kancah internasional. Menurut Agustinus yang terpenting adalah bagaimana mengangkat keunggulan lokal ke dunia internasional.

Setiap tahun pihaknya mengadakan Pekan Wirausaha atau Entrepreneur Week (EW) yang diselenggarakan pada 18 Mei hingga 20 Mei 2018. Kegiatan tersebut merupakan ajang penerapan rencana bisnis, sebagai bagian dari proses pembelajaran kewirausahaan yang diberikan kepada mahasiswa.

Menurut Agustinus, pekan wirausaha itu sangat penting dilakukan agar mahasiswa tidak hanya tahu teori tetapi juga praktik.

"Dengan menanamkan pola pikir wirausaha, maka perguruan tinggi menyiapkan mahasiswa agar siap menjadi wirausaha saat mereka lulus."

Selain itu, di dalam kurikulum mahasiswa dipersiapkan sejak semester pertama mendapatkan mata kuliah yang terkait dengan berbagai aspek kewirausahaan sehingga kelak memiliki bekal dalam membangun bisnisnya sendiri. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar