Proses belajar mengajar di Agam dialihkan di masjid

id Proses Belajar Mengajar,Pesantren Ramadhan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Isra. (ANTARA SUMBAR/Yusrizal)

Lubukbasung, (Antaranews Sumbar) - Proses belajar mengajar (PBM) siswa SD dan SMP di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dialihkan ke masjid dan mushala sekitar sekolah untuk mengisi kegiatan keagamaan selama Ramadhan 1439 Hijriyah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, Isra di Lubukbasung, Jumat, mengatakan, kegiatan proses belajar mengajar difokuskan di masjid dan mushalla selama Ramadhan.

"Bagi sekolah yang jauh dari masjid dan mushalla, maka kegiatan keagamaan diadakan di sekolah," katanya.

Ia menambahkan, pesantren Ramadhan atau kegiatan keagamaan berupa tahfidz Al Quran, baca surat pendek, diskusi keagamaan dan lainnya.

Kegiatan itu diadakan pada 28 Mei sampai 8 Juni 2018. Kegiatan itu hanya diikuti siswa kelas tiga sampai kelas lima SD dan siswa kelas satu sampai dua SMP.

"Khusus murid PAUD, TK, siswa kelas satu dan dua SD, mereka libur," katanya.

Sebelum mengikuti pesantren Ramadhan, siswa ini mengikuti ujian semester dua atau kenaikan kelas pada 21-26 Mei 2018.

Ujian itu diikuti siswa kelas satu sampai lima SD dan siswa kelas satu sampai dua SMP.

Setelah itu, mereka menerima laporan pada 9 Juni 2018 dan libur sekolah sampai 9 Juli 2018.

Ini berdasarkan Surat Edaran No: 421.1/2372/Disdikbud-2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Ujian Semester II dan Kegiatan Sekolah Selama Ramadhan. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar