Pemkab Solok berikan peningkatan kemampuan pendamping sosial

id Pelatihan Pendamping sosial,Kabupaten Solok

Staf ahli bidang hukum dan politik, Aliber Mulyadi. (ANTARA SUMBAR/Humas Pemkab Solok)

Arosuka, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat memberikan peningkatan kemampuan pendamping sosial dan pemberdayaan fakir miskin di daerah itu guna ketepatan verifikasi data jaminan kesehatan masyarakat.

Bupati Solok diwakili Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Aliber Mulyadi di Arosuka, Jumat mengatakan pemberian bantuan sosial berasal dari kementerian sosial RI yang mengacu pada hasil verifikasi dan validasi data oleh para pendamping sosial.

"Jadi, kita perlu memberi pengetahuan baru tentang cara verifikasi dan validasi data penerima bantuan, sehingga adanya persamaan persepsi," ujarnya.

Ia menjelaskan pemberian bantuan mencakup beras sejahtera, program keluarga harapan, kartu Indonesia pintar, kartu Indonesia sehat, subsidi gas dan subsidi listrik yang semua bantuan tersebut mencakup dalam satu kartu yaitu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Ia berharap para pendamping sosial program keluarga harapan (PKH) melakukan kegiatan sosialisasi PKH pada pihak-pihak terkait.

Selain itu juga melakukan pertemuan berkala dengan para penerima PKH serta melakukan validasi data bagi calon penerimanya agar pemberian bantuan ini tepat sasaran.

Sementara Ketua Pelaksana, Raflis mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan verifikasi dan validasi data jaminan kesehatan masyarakat Solok agar berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.

Selain itu, didapatkannya solusi tentang permasalahan penerimaan beras sejahtera setelah didiskusikan secara bersama.

Ia menyebutkan untuk 2018 jumlah data penerima jaminan kesehatan Kabupaten Solok sebanyak 23.800 kepala keluarga. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar