BPJS Pariaman catat Rp2,9 miliar tunggakan peserta

id Sari Rusfa

Kepala BPJS Kota Pariaman, Sari Rusfa. (Antara Sumbar/Muhammad Zulfikar)

Sebagian besar peserta BPJS Kesehatan yang menunggak merupakan pasien kelas III
Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Kantor Layanan Operasional (KLO) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Pariaman, Sumatera Barat mencatat total tunggakan peserta di daerah itu mencapai Rp2,9 miliar hingga 12 April 2018.

"Jumlah tersebut merupakan tunggakan dari 9.749 peserta BPJS Kesehatan di Pariaman," kata Kepala BPJS Kota Pariaman, Sari Rusfa di Pariaman, Senin.

Akibatnya kata dia, seluruh peserta BPJS yang belum melunasi tunggakan tersebut terpaksa dinonaktifkan hingga melunasi kewajibannya.

Pihaknya mengatakan pada umumnya jumlah tunggakan peserta tersebut berkisar tiga hingga 12 bulan.

"Sebagian besar peserta BPJS Kesehatan yang menunggak merupakan pasien kelas III," katanya.

Beberapa upaya yang dilakukan oleh pihak BPJS Kesehatan terhadap masyarakat yang menunggak yaitu menghubungi secara langsung dan mendatangi peserta.

"Langkah tersebut kami lakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya membayar kewajiban BPJS demi jaminan kesehatan," ujar dia.

Hingga saat ini kata dia, BPJS Kesehatan Cabang Kota Pariaman mencatat sebanyak 64.665 peserta dari 90.727 jiwa penduduk.

Artinya realisasi peserta BPJS Kesehatan di daerah itu baru mencapai angka 71,27 persen.

"Kami akan terus berupaya mengajak dan meyakinkan masyarakat agar ikut mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan karena dinilai penting," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar