RSUD Sungai Dareh tambah empat unit peralatan cuci darah

id mesin cuci darah

Seorang pasien tengah melakukan cuci darah di RSUD Sungai Dareh. (Dok RSUD Sungai dareh)

Jumlah kunjungan pasien cuci darah pada 2017 mencapai 25 pasien, bahkan berasal dari luar Kabupaten Dharmasraya, seperti Muaro Bungo dan Tebo, Jambi
Pulau Punjung, (Antaranews Sumbar) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menambah empat unit peralatan layanan cuci darah atau hemodialisa, sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada pasien.

"Dengan penambahan ini total seluruh peralatan cuci darah berjumlah delapan unit, yang sebelumnya sudah ada empat unit," kata Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Sungai Dareh, Gesman di Pulau Punjung, Kamis.

Ia mengatakan dengan penambahan peralatan layanan cuci darah ini akan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebab pemasukan RSUD dari layanan cuci darah mencapai Rp2 miliar pada 2017, seiring penambahan saranan ditargetkan mencapai Rp4 miliar.

"Dengan adanya tambahan alat tentu akan menambah pemasukan rumah sakit juga. Tahun ini target PAD sebesar Rp32 miliar, lebih besar dibandingkan capaian PAD 2017 yang hanya Rp29 miliar," ujarnya.

Menurutnya masyarakat selalu menantikan layanan cuci darah mengingat banyaknya warga yang menderita penyakit penurunan fungsi ginjal sehingga harus membutuhkan pertolongan cuci darah.

"Jumlah kunjungan pasien cuci darah pada 2017 mencapai 25 pasien, bahkan berasal dari luar Kabupaten Dharmasraya, seperti Muaro Bungo dan Tebo, Jambi," ujarnya.

RSUD Sungai Dareh bekerja sama dengan PT Sinar Roda Utama dalam pengadaan peralatan cuci darah pada 2018, kata dia.

Ia mengatakan poin kerja sama RSUD memberi keuntungan ke pihak perusahaan dalam bentuk pembelian bahan baku pada setiap paket layanan cuci darah.

"Jadi saling menguntungkan, peralatan kita dapat sedangkan untuk pengadaan bahan habis pakai kita langsung membeli ke perusahaan, tidak ke tempat lain," tambahnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar