142 mahasiswa dari keluarga kurang mampu di Pariaman mendapat beasiswa dari Baznas

id Beasiswa Baznas Pariaman

Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman menyerahkan beasiswa kepada salah seorang mahasiswa. (Foto Humas Pariaman)

Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat menyalurkan beasiswa senilai Rp213 juta kepada 142 mahasiswa kurang mampu di daerah itu.

"Pemerintah daerah bersama Baznas secara berkala rutin memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa untuk mendukung pendidikan yang sedang ditempuhnya," kata Wali Kota Pariaman, Mukhlis Rahman, di Pariaman, Kamis, usai menyerahkan bantuan beasiswa kepada mahasiswa di daerah itu

Beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa asal Kota Pariaman baik yang sedang melaksanakan studi di Pariaman, provinsi setempat maupun di luar provinsi itu.

Untuk sumber anggaran, ujar dia, bantuan beasiswa tersebut berasal dari zakat para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkungan pemerintah Kota Pariaman.

Ia menyampaikan setelah para mahasiswa tersebut menamatkan studi, diharapkan tidak hanya terpaku bekerja pada instansi pemerintahan saja.

"Bekerja itu tidak mesti di instansi pemerintah, masih banyak lowongan yang menjanjikan di berbagai sektor sebagai contoh membuka usaha sendiri," kata dia.

Tujuannya, ujar dia, setelah tamat dari jenjang pendidikan, mahasiswa diharapkan memiliki pekerjaan memadai dan bisa membantu menyalurkan zakat kepada generasi selanjutnya yang membutuhkan.

Ketua Baznas Kota Pariaman Humayun Akbar mengatakan bantuan beasiswa yang diberikan kepada 142 mahasiswa tersebut merupakan program Pariaman cerdas.

Setiap mahasiswa berhak memperoleh Rp1,5 juta untuk bantuan biaya pendidikan. Sebelum memberikan beasiswa, pihak Baznas terlebih dahulu meninjau layak atau tidak diberikan.

Bahkan, kata dia, pengecekan data para mahasiswa calon penerima beasiswa juga dilakukan dari tingkat desa atau kelurahan bahkan hingga ke perguruan tinggi.

"Bantuan tersebut diberikan untuk menyejahterakan umat, oleh karena itu beasiswa tersebut harus tepat sasaran. Salah satu mahasiswa yang menerima saat ini sedang kuliah di Mesir," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar