Pesisir Selatan bangun taman bacaan di objek wisata

id Taman Bacaan Objek Wisata,Taman Bacaan di Pantai Carocok

Pesisir Selatan bangun taman bacaan di objek wisata

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pesisir Selatan, Rio Fatma. (ANTARA SUMBAR / Didi Someldi Putra)

Painan, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat berencana membangun taman bacaan di sekitar objek wisata Pantai Carocok Painan, daerah setempat, sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakat dan juga sebagai magnet bagi wisatawan.

"Sesuai rencana anggaran Rp10 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus pada 2019 akan diarahkan untuk membangun taman bacaan itu," kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan setempat, Rio Fatma di Painan, Kamis.

Mendukung rencana itu pihaknya telah menyiapkan lokasi pembangunan taman bacaan yakni di atas lahan lebih kurang tiga hektare.

"Lokasinya berdekatan dengan objek wisata Pantai Carocok Painan, jadi selain bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Pesisir Selatan, taman bacaan ini juga bisa dimanfaatkan oleh wisatawan," katanya lagi.

Karena, ungkapnya, setelah wisatawan berpuas diri menikmati wisata kebaharian maka mereka yang hobi membaca bisa menyalurkan hobinya di lokasi.

Selain itu, bagi orang tua yang ingin bersantai sembari menunggu anaknya menikmati pelbagai wahana permainan di Pantai Carocok juga bisa memanfaatkannya.

Rencana pembangunan taman bacaan merupakan satu dar pelbagai program yang digalakkan untuk meningkat minat baca masyarakat.

Pada Senin (9/4), pihaknya juga meluncurkan kantin literasi yang berkedudukan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan setempat.

Menurutnya semua hal tersebut dilakukan agar kegiatan membaca menjadi budaya bagi masyarakat setempat, dengan harapan mampu menambah keilmuannya.

"Semakin banyak membaca tentu wawasan dan keilmuan masyarakat akan bertambah, dan lebih diuntungkan lagi karena sumber bacaan tersebut berasal dari kajian-kajian keilmuan yang terus diperbaharui," tambahnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar