Wabup Tanah Datar minta camat inovatif sikapi persoalan masyarakat

id Zuldafri Darma

Wabup Tanah Datar minta camat inovatif sikapi persoalan masyarakat

Wakil Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat, Zuldafri Darma. (cc)

Camat harus dapat mengambil langkah-langkah konkret guna menyikapi masalah di masyarakat
Batusangkar, (Antaranews Sumbar) - Wakil Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat, Zuldafri Darma meminta para camat di daerah itu untuk lebih inovatif dalam menyikapi persoalan masyarakat.

"Camat harus dapat mengambil langkah-langkah konkret guna menyikapi masalah di masyarakat," katanya di Batusangkar, Kamis.

Ia menyebutkan pemerintah daerah tidak selalu dapat menjangkau seluruh wilayah yang ada, oleh sebab itu keberadaan camat sangat dibutuhkan.

Para camat harus mampu merangkul dan mendorong tokoh-tokoh masyarakat baik di daerah dan rantau untuk ikut serta menyukseskan program-program pembangunan.

Salah satu bentuk kegiatan yang dapat dilakukan para camat adalah dengan mengadakan sebuah forum silaturahim antara pemerintah kecamatan dengan tokoh masyarakat di daerah itu.

“Melalui kegiatan seperti ini komunikasi dan koordinasi dengan berbagai elemen masyarakat akan terjalin dan dapat menyatukan persepsi serta tekad untuk membangun bersama,” ujarnya.

Sementara itu Camat Lima Kaum, Afrizal mengatakan pihaknya telah berupaya mewujudkan wilayahnya sebagai kawasan religi dengan melaksanakan berbagai program, dan seluruh program ini terlaksana melalui sebuah jalinan silaturahim dengan melibatkan seluruh unsur di kawasan itu.

Menurut dia, beberapa program yang telah dilakukannya di antaranya adalah mengadakan kegiatan tadarusan, subuh berjamaah, kunjungan ke sekolah-sekolah, penguatan remaja masjid dan sebagainya.

Terlaksananya seluruh kegiatan di Lima Kaum merupakan buah dari dukungan seluruh lapisan masyarakat terutama Forkopinda dan KUA Lima Kaum.

“Dengan bergandengan tangan dan bahu-membahu maka semua persoalan yang ada di Kecamatan Lima Kaum lebih mudah dicarikan solusinya,” katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar