Wagub Sumbar harapkan ekonomi pedagang cepat pulih pascakebakaran Pasar Koto Baru

id pasar koto baru

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit (kiri), memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Koto Baru Kecamatan X Koto, Tanah Datar, Selasa (27/3). (Antara Sumbar/Syahrul Rahmat)

Kita ikut prihatin dengan musibah yang menimpa korban, dan tentunya kita berharap perekonomian korban kebakaran ini dapat segera pulih
Batusangkar, (Antaranews Sumbar) - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit meninjau lokasi kebakaran yang menghabiskan delapan kios di kawasan Pasar Koto Baru, Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar pada Minggu (25/3) malam.

"Kita ikut prihatin dengan musibah yang menimpa korban, dan tentunya kita berharap perekonomian korban kebakaran ini dapat segera pulih," katanya di Koto Baru, Selasa.

Dalam kesempatan itu pihaknya juga memberikan bantuan secara simbolis kepada enam korban sebagai perwakilan keluarga yang menjadi korban kebakaran.

Menurut dia pemerintah provinsi melalui Baznas memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai sebanyak Rp5 juta rupiah untuk masing-masing keluarga.

Sementara pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membantu tenda sebanyak empat buah untuk setiap keluarga, ditambah dengan beberapa alat rumah tangga.

Salah seorang korban kebakaran, Hendri Saputra Dt Gampo Rajo (40) mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan oleh pihak pemerintah.

"Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi seluruh korban kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu," kata dia.

Sebelumnya pada kejadian kebakaran pada Minggu tersebut terdapat 12 unit mobil pemadam kebakaran yang ikut terlibat dalam pemadaman api.

Ke 12 unit mobil tersebut merupakan gabungan dari Pemadam Kebakaran Tanah Datar, Padang Panjang, Limapuluh Kota, Payakumbuh, Bukittinggi dan Agam.

Kepala Seksi Operasional Pemadam Kebakaran Tanah Datar, Suradi mengatakan kios yang terbakar tersebut merupakan tempat berdagang pupuk, makanan ayam, ayam goreng, bakso, gudang belanja harian, dan satu unit rumah. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar