1.000 instalasi air gratis dibagikan PDAM di Bengkulu

id PDAM

Ilustrasi - Pipa jaringan distribusi air PDAM. (cc)

pemasangan baru akan berjalan secepatnya dan diperkirakan pada akhir kuartal II atau awal kuartal III 2018
Bengkulu, (Antaranews Sumbar) - Sebanyak 1.000 instalasi air gratis dibagi kepada masyarakat yang tidak mampu oleh PDAM Tirta Dharma Kota Bengkulu pada tahun 2018.

Direktur Utama PDAM Kota Bengkulu, Sjobirin Hasan di Bengkulu, Selasa, mengatakan, pemasangan baru akan berjalan secepatnya dan diperkirakan pada akhir kuartal II atau awal kuartal III 2018.

Saat ini tim persiapan bantuan instalasi gratis ini lanjut Sjobirin sedang melakukan survei serta verifikasi terhadap masyarakat calon penerima bantuan.

"Tentunya kami tidak mau asal pasang saja, bantuan ini diperuntukkan benar-benar bagi yang tidak mampu, sebab itu verifikasi langsung sangat diperlukan agar nantinya bantuan tepat sasaran," kata dia.

Penyediaan air layak pakai dan konsumsi menurut dirinya merupakan salah satu program pokok peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dimana, air merupakan salah satu hal vital yang sangatlah dibutuhkan oleh setiap makhluk hidup.

Artinya penyediaan air bersih menjadi bagian penting dari peningkatan kualitas hidup masyarakat, oleh karena itu, program ini menjadi perhatian penting baik pemerintah pusat maupun daerah.

Oleh karena itu dari sekitar 1.000 program pemasangan baru ini yang akan menyedot biaya setidaknya sekitar Rp1,1 miliar, anggarannya kata Sjobirin disediakan langsung dari program Pemerintah RI dan APBD Kota Bengkulu.

"Sekitar 60 persen merupakan pembiayaan dari pusat, dan sisanya anggaran daerah. Sekarang kami sedang fokus survei per kecamatan untuk calon penerima," ujarnya.

Sementara itu, program PDAM Kota Bengkulu lainnya yang direncanakan pada 2018, yakni upaya menambah titik-titik instalasi air keran langsung siap minum.

Sebelumnya, sudah ada tiga lokasi yang terpasang air keran siap minum, yakni di Masjid Akbar At-Taqwa Kota Bengkulu, Masjid Jamik, dan Rumah Sakit Kota Bengkulu.(*)
Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar