Atlet SOIna Pasaman raih dua medali emas dan satu perunggu

id kejurda soina

Seorang atlet putra yang mengidap down syndrome mengikuti Kejurda Spesial Olympic Indonesia (Soina) ke VIII tingkat Provinsi Sumatera Barat, di lapangan Haji.Gor. Agus Salim Padang, Selasa (13/3). Kejurda Soina digelar pada 13-14 maret 2018, diikuti 200 orang atlet yang mempertandingkan enam cabang olahraga, dari 15 kabupaten dan kota se Sumatera Barat, pemenang dari kejurda ini akan pertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) 2018 di Provinsi Riau. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/18

Lubuk Sikaping, (Antaranews Sumbar) - Tiga atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) asal Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, meraih dua medali emas dan satu perunggu pada ajang Pekan Olahraga Provinsi SOIna di Padang, pada 12-14 Maret 2018.

Pada kejuaraan khusus bagi atlet penyandang disabilitas Intelektual itu, tim SOIna Kabupaten Pasaman mampu merebut dua medali emas dan satu medali perunggu pada cabang lari 100 dan 200 meter.

Ketiga medali itu diraih oleh atlet Zulfadli dan Puja Oriliarahmi, yang meraih emas pada nomor lari 100 meter dan Elma Marentiwahdah meraih medali perunggu pada cabang lari 200 meter.

Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama di Lubuk Sikaping, Selasa, mengatakan pada ajang SOIna 2018 ini kontingen Pasaman menurunkan tujuh atlet untuk mengikuti empat cabang olahraga yang diperlombakan yakni atletik, tenis meja, bulutangkis dan bocee.

"Kita sangat mengapresiasi raihan prestasi yang dipersembahkan oleh atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) pada ajang tersebut," ujarnya.

Ia berharap dengan keberhasilan ini maka akan menjadi motivasi bagi atlet SOIna lainnya.

"Meraih dua emas dan satu perunggu merupakan sebuah kebanggan bagi masyarakat Pasaman, khususnya pemerintah daerah," katanya.

Menurutnya, sejak awal Pemkab Pasaman memang mendukung penuh keikutsertaan tim SOIna kabupaten itu pada kejuaraan Porprov SOIna di Padang ini.

"Ini artinya kita tidak membeda-bedakan atlet. Bagi kita, semua atlet sama. Mereka datang untuk mengharumkan nama Pasaman. Kami berharap, ke depan banyak prestasi yang diraih," ujarnya.

Demi meningkatkan prestasi atlet SOIna, ia meminta Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata setempat untuk menyiapkan bonus bagi para atlet SOIna peraih medali pada ajang tersebut.

"Saya meminta Dispora menyiapkan bonus bagi atlet. Ini penting untuk memotivasi atlet lainnya agar lebih berprestasi," katanya.

Porprov SOIna adalah Pekan Olahraga yang menyelenggarakan pertandingan dan perlombaan bagi atlet berkebutuhan khusus yaitu Tunagrahita.

SOIna, adalah satu-satunya organisasi di Indonesia yang mendapat akreditasi dari Special Olympics International (SOI) untuk menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga bagi warga Tunagrahita di Indonesia. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar