Pemkot Solok latih 40 pemandu wisata layani wisatawan secara profesional

id pelatihan pemandu wisata

Wakil Wali Kota Solok, Reinier saat memberikan arahan pada pelatihan pemandu wisata di Kota tersebut. (ist)

Betah atau tidaknya, kembali atau tidaknya wisatawan tergantung dari pelayanan yang diberikan
Solok, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat melatih 40 pemandu wisata agar dapat memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan kepada wisatawan yang berkunjung ke daerah itu.

Wakil Wali Kota Solok, Reinier mengatakan angka kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke kota itu masih sangat kecil dibanding daerah lain, akan tetapi dari tahun ke tahun cenderung meningkat.

Sepanjang 2016 tercatat sekitar 125 ribu wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke Kota Solok, pada 2017 meningkat sekitar 25 ribu wisatawan menjadi 150 ribu.

Untuk mempercepat peningkatan jumlah kunjungan ini diperlukan pemandu wisata yang andal, dan mempromosikan objek wisata secara terus menerus melalui berbagai media yang ada.

Reinier mengatakan, Kota Solok memiliki objek wisata yang tidak kalah bagus dibanding daerah lain di Sumatera Barat, seperti Pulau Belibis, Sarasah Aie Batimpo, wisata agro sawah Solok dan objek wisata lainnya yang baru dikembangkan.

Pengembangan pariwisata harus dilakukan secara sistematis, terencana, terpadu, berkelanjutan serta bertanggung jawab dengan mempertahankan nilai-nilai agama dan budaya serta kearifan lokal masyarakat.

"Inilah tujuan kita melatih pemandu wisata agar lebih terlatih, andal dan profesional serta mampu menjual segala potensi wisata Kota Solok," kata dia.

Wisatawan mengharapkan pelayanan yang memuaskan, informasi tentang objek wisata yang lengkap dan benar menjadi salah satu hal yang menentukan perkembangan pariwisata suatu daerah.

"Betah atau tidaknya, kembali atau tidaknya wisatawan tergantung dari pelayanan yang diberikan," katanya.

Peserta pelatihan pemandu wisata mendengarkan arahan dari Wakil Wali Kota Solok, Reinier. (ist)


Masyarakat dan pemandu wisatawan harus memperlakukan wisatawan dengan baik, sehingga mereka merasa nyaman dan tidak ada rasa was-was akan keamanan. Kalau ini sudah mampu diwujudkan, wisatawan akan betah berada di Kota Solok.

Untuk itu perlu ditumbuhkan masyarakat yang sadar wisata, menunjukkan kearifan lokal masyarakat yang ramah dan menghargai tamu, ini akan menjadi modal besar dalam mendukung pariwisata.

Reinier berharap instansi terkait pariwisata terus melahirkan inovasi dalam mengembangkan wisata Kota Solok, sehingga Visit Solok 2020 yang sudah dicanangkan bisa terwujud dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar