Golkar nomor empat, Setnov: itu hokinya bagus

id pengundian nomor urut parpol

Setya Novanto. (ANTARA /M Agung Rajasa)

Biasanya kalau nomor empat, saya selalu nomor empat itu hokinya bagus
SETNOV: HOKI GOLKAR BAGUS DAPAT NOMOR EMPAT

Jakarta, 19/2 (Antara) - Mantan ketua umum DPP Partai Golkar Setya Novanto mengaku optimistis untuk perolehan suara partai tersebut pasca pengundian nomor urut partai peserta pemilu.

"Biasanya kalau nomor empat, saya selalu nomor empat itu hokinya bagus," kata Setya Novanto di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin.

Pada Minggu (18/2), ke-14 parpol yang lolos verifikasi faktual KPU mengambil nomor urut dengan cara undian, hasilnya Partai Golkar mendapat nomor empat.

"Nomor empat buat saya angka yang bagus," tambah Setnov.

Ia juga menilai bahwa pada pilkada 2018 Golkar dapat meraih kemenangan.

"Saya rasa pilkada ini mudah-mudahan bisa bagus ya karena sudah kita inventarisasi betul-betul secara teliti," ungkap Setnov.

Baca juga: Gerindra nomor dua, ini kata Fadli Zon

Sedangkan untuk pemilu 2019, Setnov juga kembali menyatakan optimismenya.

"Galau pemilih tradisional Golkar kan dari dulu sudah ada, mudah-mudahan kita pertahankan saja untuk pemilih tradisional tinggal kita membentuk," tambah Setnov.

Apalagi ada tambahan partai baru yang ikut pemilu 2019.

"Tidak bisa kita pungkiri dengan banyaknya partai pasti ada pengaruh juga kepada suara, ya kita harapkan bisa terus bertahan dan makin baik. Tentu di bawah Pak Airlangga dan tim bisa makin baik," ungkap Setnov.

Nomor urut ke-14 parpol yang berhak mengikuti pemilu 2019 adalah:

1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

2. Partai Gerindra

3. PDI Perjuangan

4. Partai Golkar

5. Partai Nasdem

6. Partai Garuda

7. Partai Berkarya

8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

9. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)

10. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

11. Partai Solidaritas Indonesia

12. Partai Amanat Nasional (PAN)

13. Partai Hanura

14. Partai Demokrat. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar