Perda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak diuji publik di Bengkulu

id Perlindungan anak

Ilustrasi, perlindungan anak. (Antara)

Dengan aturan hukum ini diharapkan menjawab keresahan atas banyaknya kasus kekerasan yang menimpa kaum perempuan dan anak di Bengkulu
Bengkulu, (Antaranews Sumbar) - Peraturan daerah (Perda) tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mengatur pemberikan perlindungan terhadap masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak di uji publik oleh Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu di daerah itu.

"Dengan aturan hukum ini diharapkan menjawab keresahan atas banyaknya kasus kekerasan yang menimpa kaum perempuan dan anak di Bengkulu," kata Wakil Ketua I DPRD Provinisi Bengkulu, Edison Simbolon di Bengkulu, Selasa.

Ia menyebutkan dalam Perda tersebut juga akan diatur mengenai sanksi dan wewenang pemerintah dan aparat hukum untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sehingga menimbulkan efek jera.

Keberadaan Perda tersebut, tambahnya diharapkan dapat menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Perda tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak merupakan regulasi yang hadir atas inisiatif anggota legislatif Provinsi Bengkulu.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Muharamin mengemukakan uji publik tersebut juga untuk menyerap masukan dan aspirasi dari elemen masyarakat untuk melengkapi dan menguatkan peraturan daerah itu.

"Setelah Perda ini disahkan, kita meminta gubernur untukmenerbitkan Peraturan Gubernur sehingga operasional," ucapnya.

Sementara Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri mengatakan Perda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tersebut diharapkan dapat menekan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerah ini.

"Ini bagian dari upaya kita mengatasi kekerasan terhadap perempuan dan anak," kata dia. (*)

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar