BNI46 serahkan kapal pengangkut sampah, juga 1.945 keranjang belanja

id #BNI #peduli lingkungan

CEO BNI Wilayah Padang Rahmad Hidayat menyerahkan bantuan kapal dan keranjang belanja secara simbolis kepada Wali Kota Padang Mahyeldi saat apel peringatan hari sampah nasional 2018, tingkat Kota Padang. (ist)

Sehingga diperlukan sinergitas segenap elemen masyarakat dan pejabat pemangku kepentingan dalam usaha mengatasi permasalahan sampah di Kota Padang.
Padang (Antaranews Sumbar) Pimpinan BNI46 Wilayah Padang bersama wali kota dan jajarannya menggelar apel peringatan hari peduli sampah Nasional 2018 tingkat Kota Padang, sekaligus dialksanakan aksi pungut sampai di aliran Batang Palinggam kawasan jembatan Siti Nurbaya, Minggu.

Upaya itu dilakukan BNI sebagai sebuah bank yang mempunyai visi menjadi lembaga keuangan yang unggul dalam layanan kinerja, dan diterjemahkan dalam bentuk misi nyata sebagai tanggung jawab terhadap lingkungan dan komunitas.

Tema yang diusung dalam pelaksanaan peringatan dimaksud adalah "Sayangi Bumi, Bersihkan dari Sampah" dengan tagline #Bersihbisakok.

Kota Padang sebagai kota yang berada di pesisir pantai Sumatera dengan 85 km garis pantai dan dilalui oleh lima aliran Sungai, menyebabkan Kota Padang berpotensi menjadi daerah sedimentatif penumpukan sampah.

Sehingga diperlukan sinergitas segenap elemen masyarakat dan pejabat pemangku kepentingan dalam usaha mengatasi permasalahan sampah di Kota Padang.

Terkait, BNI sebagai sebuah bank yang telah menerapkan konsep Go Green merasa perlu ikut andil dalam mengatasi permasalahan yang cukup jamak dalam penanganan lingkungan hidup.

Dalam kegiatan ini BNI ikut berpartispasi dengan menyumbangkan 1.946 kantong belanja untuk masyarakat Kota Padang.

Selain itu, untuk mendukung Kota Padang dalam mengendalikan lingkungan, BNI menyumbangkan sebuah kapal pengangkut sampah. Yang nantinya keberadaan perahu ini dapat digunakan sebagai fungsi teknis dan pengawasan dengan melakukan penyisiran sampah di beberapa aliran sungai di Kota Padang.

Penyisiran tersebut dilakukan dikarenakan masih terdapat aksi pembuangan sampah sembarangan yang dilakukan oleh oknum masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai tersebut.

Selanjutnya selain mengawasi dan menyisir aliran sungai, perahu ini juga berfungsi sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat.

Ke depan diharapkan kepedulian menjaga lingkungan dari sampah dapat menjadi pembiasaan dan kebutuhan dalam membersihkan bumi dari sampah, ungkap Wali Kota Padang Mahyeldi dalam pidatonya di depan relawan peduli sampah se Kota Padang.

Semua elemen masyarakat memiliki kepentingan di atas Kota Padang, sehingga bantuan dan partisipasi ini merupakan wujud kooperatif antara pejabat pemangku kepentingan yang sangat diharapkan oleh Pemko dan masyarakat terutama BUMN yang ada di kota Padang.

"Bapak Ibu tahu apa yang kami mau," ujar Mahyeldi di sela-sela pidatonya.



Dalam kesempatan yang sama CEO BNI Wilayah Padang Rahmad Hidayat menyampaikan, BNI akan tetap terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Padang dan berkomitmen untuk mendukung Pemko dalam pengendalian lingkungan hidup dengan pencapaian Padang sebagai Kota Bersih dari sampah.

"Bantuan yang diberikan sehingga dapat menunjang kinerja relawan dan instansi serta masyarakat dalam membersihkan lingkungan khususnya kawasan aliran sungai dari sampah," ujar Rahmad.***

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar