Unand segera sosialisasikan penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN 2018

id Dachriyanus

Wakil Rektor I Unand, Prof Dachriyanus . (ist)

Launchingnya telah dilakukan 13 Januari 2018, saat ini telah mulai dilakukan pemasukan ke Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS)
Padang, (Antaranews Sumbar) - Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumbar segera menyosialisasikan penerimaan mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 ke SMA/SMK.

"Launchingnya telah dilakukan 13 Januari 2018, saat ini telah mulai dilakukan pemasukan ke Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS), " kata Wakil Rektor bagian Akademik Unand Prof Dachriyanus di Padang, Jumat.

Dia menyebutkan nantinya akan disosialisasikan ke sekolah di daerah Sumbar dan provinsi sekitar serta melalui undangan ke kampus.

Pada prinsipnya secara syarat dan prasyarat tidak ada perbedaaan dari tahun sebelumnya yang intinya penerimaan untuk mahasiswa berprestasi di sekolah.

Kategori mahasiswa berprestasi sekolah ini bergantung pada nilai akreditasi masing-masing sekolah.

Yakni sekolah berakreditasi A dengan 50 persen siswa terbaik di dalamnya, akreditasiB dengan 30 persen terbaik di sekolah, akreditasi C dengan 10 persen terbaik di sekolah, dan tidak terakreditasi dengan lima persen yang terbaik.

Ini penting bagi sekolah untuk mendaftar dalam PDSS, bila keliru dalam memasukkan nama siswa akan berakibat fatal seperti tidak dapat melanjutkan proses seleksi.

Hal lain yang perlu jadi perhatian yakni siswa wajib memiliki Nomor Induk Siswa Nasional, dan memiliki nilai rapor yang grafiknya menanjak dari semester pertama.

Usai melaksanakan PDSS tersebut kemudian melakukan verifikasi dan pendaftaran.

Adapun memasukkan data ke PDSS akan dimulai rentang waktu 13 Januari 2018 sampai 10 Februari 2018.

Kemudian pendaftaran SNMPTN pada 21 Februari 2018 sampai 6 Maret 2018.

Sedangkan pengumuman hasil seleksi dilaksanakan serentak pada 17 April 2018.

Kemudian pada 8 Mei 2018 akan dilakukan verifikasi data dokumen serta pendaftaran ulang.

Pada saat ini dilaksanakan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Sementara itu salah satu orang tua siswa SMA di Padang, Marlina (42) berharap sosialisasi dari SNMPTN atau SBMPTN lebih gencar kepada masyarakat.

Sebab waktu sebelumnya saat akan mendaftarkan anaknya, dirinya tidak bisa lagi memasukkan anaknya ke SBMPTN akibatnya harus masuk kampus swasta.

Menurutnya meski telah ada informasi yang banyak di media cetak atau elektronik, pemberitahuan langsung ke masyarakat seperti halnya program pemerintah juga perlu dilakukan.

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar