Anggota DPR RI motivasi siswa SMA Padang Pariaman semangat belajar demi menggapai cita-cita

id John Kenedy Azis

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar John Kenedy Azis memotivasi siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN 1) Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (19/1). (Antara Sumbar/Aadiyaat MS)

Sarjana saja bisa menganggur, yang mana persentasenya saat ini ada 651 ribu sarjana yang menganggur di Indonesia, apalagi tamat SMA
Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar John Kenedy Azis memotivasi siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN 1) Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat agar semangat belajar demi menggapai cita-cita.

"Motivasi ini diperlukan agar siswa selalu semangat belajar dan mulai menentukan mau menjadi apa mereka nantinya. Apakah akan menjadi pekerja atau memberi kerja," kata John Kenedy Azis saat memotivasi siswa SMAN 1 Sungai Limau, Jumat.

Ia mengatakan mulai pada tahap pendidikan tingkat SMA inilah siswa-siswi harus menentukan pilihan karena apabila tidak maka akan jauh tertinggal dengan orang lain.

Apabila sudah ditentukan, lanjutnya siswa-siswi tersebut harus mempersiapkan diri dari segi ilmu, keterampilan, dan fokus menjalani apa yang diinginkan tersebut.

"Dan jangan mudah terpengaruh oleh persoalan yang tidak penting, harus fokus untuk mencapai cita-cita tersebut," katanya.

Ia mengatakan untuk mencapai cita-cita tersebut siswa-siswi dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi guna mencari informasi baik untuk menambah pengetahuan maupun beasiswa untuk menempuh pendidikan tinggi.

"Sarjana saja bisa menganggur, yang mana persentasenya saat ini ada 651 ribu sarjana yang menganggur di Indonesia, apalagi tamat SMA," ujarnya.

Selain menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan, ia juga menyarankan siswa-siswi untuk memperbanyak hubungan dekat dengan semua pihak agar cita-cita pelajar tersebut dapat tercapai.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman, Rahmang mendorong siswa-siswi di daerah itu untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi agar ilmu yang diperoleh semakin sempurna.

"Apalagi kita akan menghadapi generasi emas 2045, oleh karena itu ilmu dan keterampilan harus kita persiapkan dari sekarang," kata dia.

Selain itu, lanjutnya apabila siswa-siswi memiliki ilmu dan keterampilan maka tidak saja uang banyak yang dihasilkan namun juga menjadi orang yang disegani orang lain baik karena jabatan maupun ilmu yang kita miliki.

Kepala SMAN 1 Sungai Limau, Zulkaham mengharapkan sejumlah pihak untuk membantu sekolah tersebut untuk melengkapi komputer dan membuat labor kimia guna mendukung proses belajar mengajar di sekolah itu.

"Komputer kita baru 40 unit padahal yang kita butuhkan 85 unit sedangkan labor yang kita miliki saat ini baru fisika dan biologi," ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga membutuhkan dana untuk membangun musala guna mendukung pendidikan keagamaan di sekolah itu.

Pada kesempatan tersebut John Kenedy Azis juga menyerahkan satu unit komputer jinjing atau "laptop", salindia atau "infokus", dan menyerahkan bantuan uang senilai Rp5 juta untuk kelanjutan pembangunan musala. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar