Prodi Komunikasi Fisip Unand Dapat Akreditasi A, Sokongan Banyak Pihak

id Komunikasi,Ilmu komunikasi unand

Kepala Laboratorium TV dan Film Ilmu Komunikasi Fisip Unand Dalemda dengan Kapala Biro Antara SumbarAzhari berbincang untuk tindaklanjut kerjasama. (Ant)

Padang, (Antaranews Sumbar) Dalam memajukan proses pedidikan di perguruan tinggi membutuhkan sokongan banyak pihak, termasuk peran alumni cukup besar terhadap pengembangan program studi seperti dialami Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unand sehingga bermuara dapat akreditasi A.

"Cukup mengembirkan Jurusan Komunikasi dapat akreditasi A dengan nilai tertinggi dari enam jurusan yang ada di Fisip Unand Padang. Hal itu tak lepas dukungan banyak pihak termasuk terjalin baik kerja sama dengan media," kata Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip Unand Dr. Emiraldi Catra didampingi Kepala Labor TV dan Film Dalmenda, MSi saat diskusi dengan Kepala Biro Antara Sumatera Barat Azhari dalam rangkah tindaklanjut kerja sama dua institusi itu, Kamis.

Ia menjelaskan, prodi yang dibesutkan sejak 2008 itu, kini jumlah mahasiswa untuk starata satau (S 1) mencapai 400 orang, dan rata-rata penerimaan setiap angkatan mahasiswa baru 100 orang.

Sedangkan untuk magister jumlah setiap angkatan 30 orang yang terdiri dari penerima beasiswa dari Kementerian Kominfo RI dan reguler.

"Khusus untuk calon mahasiswa magister memang sengaja dibatasi setiap angkatan karena peminatnya cukup banyak," ujarnya.

Jadi terkait dengan penilai dari tim asesor itu dari berbagai hal, bukan sekadar pada pelaksanaan pendidikan semata tetapi sampai ke kondisi toilet.

Kemudian tim asesor juga menginput terkait kepuasan proses pendidikan kepada mahasiswa yang sedang kuliah dan termasuk kepada alumni.

"Alhamdulillah dari kualitas pembelajaran dan kelengkalan pendukung semua menjawab puas baik itu mahasiswa maupun respon para alumni yang ditemui tim asesor," katanya.

Dalam kesempatan diskusi yang membahas rencana kuliah umum rangkain HPN 2018, Kajur Ilmu Komunikasi menambahkan, sesuai dengan visi prodi menjawab tantangan dunia kerja saat ini, makanya dari aspek kurikulum perkulihan disesuaikan dengan kondisi saat ini.

Justru itu, mhasiswa diberi mata kuliah kewirausahaan dan penambahan kecakapan diri seningga setelah taman tidak hanya berpikir menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), akan tetapi mereka mampu buka usaha mandiri.

"Dalam pengembangan bisnis atau pengusaha tidak mampu berkomunikasi dengan baik maka sudah jadinya. Dari data yang ada lukusan ilmu komunikasi hanya sekitar enam bulan paling lama masa kosongnya dari wisuda untuk dapatkan kerja," ujarnya.

Pihaknya juga mengapresiasi LKBN Antara yang sudah menjalin kerja sama selama ini dan untuk dimasa mendatang, apalagi perlengkapan Labor TV sudah masuk kategori memadai.

Kepala Biro Antara Sumbar Azhari menyampaikan, sebagai kantor berita Indonesia penting untuk menggandeng perguruan tinggi dan dunia pendidikan, apalagi tahun ini sudah diprogramkan Antara go to campus dan ke sekolah-sekolah di Sumatera Barat.

Kerja sama selama ini ke depan tentu penting untuk dimantapkan supaya berjalan secara maksimal sesuai dengan harapan, karena banyak hal yang dapat disinergikan.

"Momentum HPN 2018, kita juga sudah sepakat untuk menggelar kuliah umum menjelang puncak peringatan hari pers nasional, rencananya narasumber oleh Direktur Utama LKBN Antara Meidyatama Suryodiningrat," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Biro Antara Sumbar didampingi Kelapa Labor TV dan Film Dalmenda meninjau peratan dan studio di gedung tersebut.

Dalmenda menambahkan, pihaknya berharap hasil karya video dalam bentuk feacture dihasilkan karya mahasiswa kalau sudah layak siar dan sesuai standar TV Antara, semoga dapat disiarkan.

"Kami berharap dukungan dan sinegritas dalam meningkatkan kompetensi mahasiwa dari kalangan praktisi media massa, terutama elektronik," ujarnya.***

Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar