68.057 keluarga di Sumbar akan terima bantuan pangan non tunai pada 2018

id beras

Ilustrasi - Sejumlah pekerja mengangkat beras di dalam gudang. (ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna)

Kita berharap semua pihak yang ditunjuk untuk melaksanakan BPNT di Sumbar bisa siap sesuai jadwal
Padang, (Antaranews Sumbar) - Sebanyak 68.057 keluarga penerima manfaat (KPM) di delapan kota dan kabupaten di Sumatera Barat akan menerima bantuan pangan non tunai (BPNT) pada 2018.

"KPM itu masing-masing 27.427 untuk Kota Padang dan 40.630 terbagi di tujuh kota dan kabupaten," kata Kepala Dinas Sosial Sumatera Barat Abdul Gaffar di Padang, Rabu.

Ia mengatakan itu terkait peningkatan jumlah penerima BPNT di Sumbar pada 2018.

Tujuh kota dan kabupaten lain yang menerima BPNT pada 2018 masing-masing Kota Solok, Pariaman, Bukittinggi, Payakumbuh, Padang Panjang, Sawahlunto dan kabupaten Agam.

Namun penerapan BNPT itu tidak dilakukan bersamaan. Untuk Kota Padang dimulai Januari 2018, sementara Solok dimulai Februari 2018. Pada Januari KPM di Solok tetap menerima beras untuk keluarga prasejahtera.

Kemudian, KPM di Agam mulai menerima BPNT pada Juli 2018. Rentang Januari-Juni tetap menerima rastra.

Lalu Kota Pariaman, Bukittinggi, Payakumbuh, Padang Panjang dan Sawahlunto dimulai pada Agustus 2018.

Abdul mengatakan pada 2017 hanya Kota Padang satu-satunya yang menerima BPNT di Sumbar dengan realisasi 100 persen hingga akhir tahun. Daerah itu menjadi percontohan pelaksanaan program BPNT yang diperluas pada 2018.

Salah satu evaluasi pada pelaksanaan BPNT di Padang 2017 adalah belum siapnya pihak perbankan yang ditunjuk, hingga terjadi keterlambatan realisasi. Namun akhir tahun kendala itu bisa diatasi dan realisasi BPNT di Padang bisa mencapai 100 persen.

"Kita berharap semua pihak yang ditunjuk untuk melaksanakan BPNT di Sumbar bisa siap sesuai jadwal, termasuk untuk perbankan," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Divisi Regional (Divre) Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatera Barat (Sumbar) Suharto Jabar mengatakan Bulog siap menyalurkan rastra bagi masyarakat mulai Januari 2018.

Rastra pada 2018 diberikan gratis pada KPM, tidak perlu ditebus Rp1.600 per kilogram seperti pada 2017. Hanya saja jumlahnya dikurangi dari awalnya 15 kilogram menjadi 10 kilogram. Total pada 2018 Sumbar menerima 24.115 ton rastra. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar