Wawako Solok: Perempuan Pendorong Perubahan Ekonomi dan Sosial di Tengah Masyarakat

id IWAPI

Wakil Wali Kota Solok, Reiner bersama Iwapi se-Sumatera Barat. (Antara Sumbar/ Tri Asmaini)

Solok, (Antaranews Sumbar) - Wakil Wali Kota Solok, Sumatera Barat, Reiner mengatakan perempuan merupakan pendorong perubahan ekonomi dan sosial di tengah masyarakat saat pertemuan periodik se-Sumatera Barat.

"Kalangan perempuan sudah mengisi berbagai peran dalam kehidupan. Tidak hanya sebagai ibu rumah tangga, namun sudah terjun dalam politik, pengusaha dan bidang lainnya," kata dia di Solok, Jumat.

Ia menyebutkan keberadaan organisasi yang menaungi pengusaha perempuan tentunya sangat mendorong kaum hawa berkontribusi dalam dunia usaha. Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) menjadi media dalam menjembatani jiwa wirausaha kaum perempuan.

Pemerintah kota Solok sangat membuka ruang bagi kaum perempuan dalam mendorong ekonomi keluarga. Tanda kesejahteraan rumah tangga meningkat saat wanita menjadi kaum terdidik, dan memiliki ruang untuk bekerja serta mempunyai pendapatan mandiri.

"Perempuan punya potensi dalam pembangunan ekonomi keluarga dan daerah. Namun tidak boleh melupakan fitrah perempuan sebagai seorang ibu rumah tangga," ujarnya.

Ia mengatakan partisipasi kaum perempuan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi tidak hanya untuk menurunkan tingkat kemiskinan di kalangan perempuan, tetapi juga sebagai pondasi yang kokoh di sektor lain.

Perempuan menanamkan kembali lebih dari 90% pendapatan mereka pada sektor kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan keluarga.

"Sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan perempuan, maka diperlukan pemberdayaan perempuan dengan mengadakan berbagai pelatihan dan bimbingan guna menciptakan kemandirian di kalangan kaum perempuan," ujarnya.

Ketua DPW Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Sumatera Barat, Emma Yohanna mengharapkan, kedepannya Pemkot Solok dan Iwapi Kota Solok dapat bersinergi serta memberikan bimbingan agar dapat memajukan Iwapi Kota solok khususnya.

Iwapi mengharapkan pembinaan untuk kaum perempuan agar bisa berusaha memaksimalkan potensi yang ada demi memajukan perekonomian keluarga. Apalagi saat ini Pemerintahan Jokowi-JK sedang menggalakkan dan memfokuskan perhatian kepada usaha kecil dan menengah (UKM), serta ekonomi kreatif.

Pada era kesulitan ekonomi yang terjadi pada waktu dulu, sudah terbukti jika ekonomi kreatif dapat menunjang perekonomian dan meningkatkan perekonomian keluarga. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar