Tol Padang-Pekanbaru Dukung Pariwisata Sumbar

id nasrul abit

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit (tengah) usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Padang Pariaman yang ke-185, Parit Malintang, Kamis (11/1). (ANTARA SUMBAR/Aadiaat M S)

Parit Malintang,  (Antaranews Sumbar) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar), Nasrul Abit mengatakan pembangunan Tol Padang-Pekanbaru dapat mendukung pariwisata karena mempermudah wisatawan mengunjungi sejumlah objek wisata di provinsi itu.

"Selama ini wisata kita terganggu oleh transportasi, contohnya saja Jalan Padang-Bukittinggi yang sering macet," katanya usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Padang Pariaman yang ke-185, Parit Malintang, Kamis (11/1).

Apalagi, lanjutnya Sumbar ditetapkan sebagai destinasi halal dunia sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke provinsi itu, namun infrastruktur jalan yang tersedia belum memadai.

Menurutnya tol Padang-Pekanbaru dapat menjadi solusi untuk menekan terjadinya kemacetan di daerah itu sehingga wisatawan nyaman ketika menuju ke sejumlah objek wisata.

Oleh karena itu, ia meminta dukungan dari semua pihak dalam pembangunan Tol Padang-Pekanbaru karena dapat berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat di daerah itu.

"Meskipun trase lama tol Padang-Bukittinggi gagal namun kita telah ada penggantinya," katanya.

Ia menjelaskan gagalnya trase lama tersebut karena adanya tumpang-tindih anggaran dan dikhawatirkan berdampak pada pelanggaran hukum sehingga trase tol harus dicari yang baru.

Terkait wisata halal, ia mengungkapkan pihaknya sedang meninjau seluruh rumah makan di seluruh kabupaten dan kota di provinsi itu guna memastikan kehalalan masakan baik dari segi bahan, cara memasak, maupun menyajikan.

"Memang Sumbar dikenal dengan Minangkabau yang identik dengan Islam namun kita juga memperhatikan kesehatan makanan tersebut sehingga tidak saja halal tapi juga sehat," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni mengatakan trase baru tol Padang-Pekanbaru yang melintasi daerahnya telah ditentukan pemerintah setempat bersama dengan perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, PT Hutama Karya, dan konsultan.

Ia mengatakan jalur trase baru yang akan digunakan nanti yaitu mulai dari Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai yang merupakan perbatasan Padang dengan Padang Pariaman dan jalur tersebut menuju Kawasan Terpadu Tarok di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam dan Bukittinggi.  (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar