Olah TKP Istana Siak, Polisi Temukan Botol Mineral Berisikan Bahan Bakar

id kebakaran

Ilustrasi - (ANTARA SUMBAR/Aadiaat M. S.)

Tadi di TKP ada botol air mineral berisikan bahan bakar. Cuman bahan bakar jenis apa belum bisa kita pastikan saat ini, kata Kasat Reskrim Polres Siak AKP Hidayat Permana SIK.
Siak, (Antaranews Sumbar) - Kepolisian Siak menemukan bekas botol mineral berukuran 600 mililiter berisikan bahan bakar, yang diduga digunakan untuk membakar patung diorama pengawal Sultan di Istana Siak, Kabupaten Siak, Riau, Senin (8/1).

Kasat Reskrim Polres Siak AKP Hidayat Permana SIK usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di istana Siak mengatakan, ditemukannya bekas botol air mineral berisikan bahan bakar di dekat patung terbakar. Namun dia belum bisa memastikan jenisnya.

"Tadi di TKP ada botol air mineral berisikan bahan bakar. Cuman bahan bakar jenis apa belum bisa kita pastikan saat ini," kata Hidayat Permana saat dijumpai media usai melakukan olah TKP di Istana Siak.

Senin siang (8/1) sekitar pukul 14.45 WIB, pengunjung dan petugas istana Siak dibuat kaget dan gempar, lantaran tiba-tiba ada api yang membakar karpet, patung diorama dan gorden Istana Siak yang ada di ruang tengah istana.

Kasat Reskrim mengatakan, barang-barang terbakar di antaranya, karpet, dua patung diorama, salah satunya pada bagian kaki patung dan lainnya bagian punggung. Selain itu juga ada tirai atau gorden yang dilalap si jago merah itu.

Dia menyebutkan, pihaknya akan memeriksa sejumlah saksi-saksi terlebih dahulu dan mengumpulkan data-data untuk mengungkap kasus tersebut.

Adanya indikasi sengaja di bakar semakin kuat lantaran ditemukannya botol mineral berisikan bahan bakar.

Untuk kamera pengintai (CCTV) sendiri kata Hidayat, hanya ada empat kamera pengintai saja yang berfungsi dari 16 kamera keseluruhan di istana Siak. Itu pun tidak terfokus pada objek. Sehingga semakin menyulitkan untuk mengetahui si pelaku.

"CCTV hanya empat yang beroperasi, empat ini pun tidak terfokus pada objek, melainkan ke atas," kata dia.

Dia juga belum bisa memastikan berapa jumlah pelaku yang mencoba membakar istana Siak ini. Begitu juga dengan motifnya.

Dugaan sementara kata dia, kemungkinan pelaku masuk antara pintu depan atau samping istana. (*)

Pewarta :
Editor: Maril Gafur
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar