Armindo Ditunjuk Sebagai Penyelenggara Haji Khusus

id Haji

Peluncuran PT Armindo Jaya Tur Sebagai Penyelenggara Haji Khusus, di Padang Sabtu (17/12). (Antara Sumbar/Ikhwan Wahyudi)

Padang, (Antara Sumbar) - Kementerian Agama secara resmi menunjuk biro perjalanan haji dan umrah Armindo Jaya Tur yang beralamat di Padang, Sumatera Barat sebagai salah satu penyelenggara ibadah haji khusus.

"Untuk kuota haji khusus saat ini Indonesia mendapatkan alokasi sebanyak 17.000 orang, Armindo merupakan salah satu biro yang dipercaya menyelenggarakannya," kata Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Nizar Ali di Padang, Sabtu.

Menurutnya saat ini peminat haji khusus cukup banyak dibuktikan dari pada 2015 masa tunggu hanya dua tahun sekarang naik jadi enam tahun.

"Ini terjadi karena masa tunggu haji reguler saat ini sudah mencapai 19 tahun sehingga haji khusus menjadi salah satu alternatif," tambah dia.

Salah cara memperpendek masa tunggu dengan haji khusus.

"Untuk harga dipatok minimal 8.000 ribu dolar Amerika Serikat," ujarnya.

Nizar menyebutkan kuota 17 ributersebut diserahkan kepada asosiasi untuk mengelola dan diharapkan memaksimalkan pelayanan kepada jamaah.

Untuk haji khusus memilik perbedaan dengan reguler karena secara biaya lebih mahal dan masuk kategori VIP.

Untuk hotel biasanya bintang empat dan fasilitas bus yang bagus serta dekat dengan masjidil haram dan semua konsumsi ditanggung penuh penyelenggara.

Sementara Ketua Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo) Syam Resfiadi mengatakan untuk haji khusus maksimum satu biro bisa memberangkatkan jamaah 450 orang dan minimal 49 orang.

Haji khusus dipatok minimal 8.000 dolar AS dengan setoran awal 4.000 dolar AS dan dilunasi dalam tahun berjalan.

Sejalan dengan itu Direktur Utama PT Armindo Jaya Tur Irzal Achmad Ibrahim mengatakan setiap musim haji rata-rata jamaah haji Sumbar yang berangkat mengunakan haji khusus mencapai 200 orang.

"Selama ini tidak ada biro asal Sumbar yang memberangkatkan haji khusus sehingga warga berangkat lewat biro yang ada di Jakarta," tambah dia.

Ia menargetkan pada 2018 minimal bisa menggaet 49 orang haji khusus di Sumbar.

"Untuk biaya memang dipatok Kementerian Agama sekitar 8.000 dolar AS, tapi rata-rata standar biro adalah Rp135 juta berangkat dari Padang," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar