Lemkapi Nilai Kapolri Pantas Raih Anugerah Raja Malaysia

id Edi Hasibuan

Edi Hasibuan. (Antara)

Jakarta, (Antara Sumbar) - Lembaga Kajian Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memuji prestasi Kapolri Polisi Tito Karnavian yang baru mendapat penghargaan keberanian kepolisian kelas satu atau First Class Police Force Bravery Award dengan nama Panglima Gagah Pasukan Polis (PGPP) dari Raja Malaysia, karena kinerjanya memajukan kinerja Kepolisian.

"Kinerja dan profesionalisme Kapolri pantas diapresiasi. Penghargaan itu membuktikan kinerja Kapolri selama hampir dua tahun memimpin Polri mendapat penilaian bagus dari dunia internasional," kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan melalui siaran persnya di Jakarta, Senin.

Menurut Edi Hasibuan, selama Polri dibawah kepemimpinan Tito, kinerja Polri terus membaik dan banyak mendapatpujian masyarakat termasuk dari kepolisian internasional.
Dalam catatan Lemkapi, tutur Edi, dalam beberapa bulan terakhir kinerja Kapolri banyak dihargai dunia internasional bahkan diundang sejumlah negara untuk menjadi pembicara soal pemberantasan terorisme antara lain pada Oktober 2017 di Forum PBB dan Divisi FBI Amerika.

Sebelum ke Amerika, Kapolri juga diundang dalam forum elit terbatas The Piramid Club dan berbicara tentang pemberantasan terorisme. Acara tersebut turut dihadiri PM Singapura Lee Hsien Loong.

"Pemikirannya banyak diminta dunia internasional khususnya mengenai strategi penanganan terorisme dan ide-idenya dalam memberantas berbagai kejahatan transnasional lainnya," katanya.

Pada Minggu (10/12), Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menerima penghargaan keberanian kepolisian kelas satu atau First Class Police Force Bravery Award dengan nama Panglima Gagah Pasukan Polis (PGPP) dari Raja Malaysia, Kebawah Duli Yang Maha Mulia Seri Paduka Baginda Yang Dipertuan Agong XV Sultan Muhammad V.

"Acara pemberian penghargaan itu bertempat di Istana Negara Malaysia, Kuala Lumpur, pada hari Minggu," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul.

Kombes Martinus menjelaskan penghargaan PGPP diberikan kepada perwira tinggi Kepolisian atas pengabdian yang luar biasa terhadap kepolisian dan negara.

"Kapolri menerima penghargaan ini atas jasa-jasa Kapolri dalam penanggulangan kejahatan antarnegara, khususnya penanggulangan terorisme," katanya.

Penganugerahan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan peranan Kapolri terhadap keamanan Indonesia-Malaysia dan dukungan terhadap Polis Diraja Malaysia.

Martinus menambahkan tanda kehormatan serupa tercatat pernah diterima oleh dua pejabat Kapolri pada masanya yaitu Jenderal Pol Dibyo Widodo tahun 1996 dan Jend Pol Timur Pradopo pada tahun 2013. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar