Agam Persiapkan Objek Wisata Hadapi Natal-Tahun Baru

id Objek Wisata

Ilustrasi - (ANTARA SUMBAR/Iggoy el Fitra)

Lubukbasung, (Antara Sumbar) - Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disparpora) Kabupaten Agam, Sumatera Barat melakukan pertemuan dengan pengelola objek wisata daerah itu untuk membahas persiapan lokasi yang akan dikunjungi wisatawan domestik saat libur Natal dan akhir tahun.

"Pertemuan itu kita gelar dengan pengelola objek wisata Muko-muko Kecamatan Tanjungraya, Ambun Tanai Kecamatan Matur dan Bandar Mutiara Kecamatan Tanjungmutiara," kata Kepala Disparpora Agam, Jetson di Lubukbasung, Minggu (10/12).

Dalam pertemuan itu, pihaknya meminta pengelola untuk mempersiapkan daerah mereka menjelang libur Natal dan akhir tahun.

Selain itu, meminta pengelola untuk melayani pengunjung sesuai dengan konsep pariwisata yakni, senyum, sapa dan salam.

"Kita juga meminta pengelola objek wisata agar mereka melayani pengunjung dengan baik," ujarnya.

Dalam waktu dekat, Disparpora Agam akan mendatangi objek wisata lainnya untuk menyampaikan pesan ini kepada pengelola objek wisata.

Di Agam, terdapat 65 objek wisata yang terdiri dari wisata alam, minat khusus dan religi.

Dari objek wisata itu, sebanyak empat objek wisata dikelola pemerintah, tiga objek wisata dikelola pihak swasta dan sisanya dikelola pemerintah nagari.

"Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi objek wisata milik pemerintah sebesar Rp163 juta dari target Rp205 juta pada 2017," katanya.

Pada 2017, pihaknya menargetkan jumlah kunjungan sebanyak 500 ribu orang dan realisasi baru 350 ribu orang.

Pihaknya optimistis target kunjungan ini akan tercapai nantinya, karena pada libur Natal dan akhir tahun jumlah kunjungan ke objek wisata itu akan banyak.

"Kita optimistis jumlah kunjungan ini tercapai, bahkan melebihi target nantinya," tambahnya.

Pada 2016 target kunjungan wisatawan sebanyak 550 ribu orang dan realisasi sekitar 560 ribu orang, pada 2015 sebanyak 486 ribu orang, 2014 sebanyak 443 ribu orang.

Anggota DPRD Agam, Yuspidar mendukung upaya yang dilakukan dinas terkait untuk memberikan kenyamanan bagi para pegunjung, sehingga mereka betah berada di objek wisata tersebut.

Dengan cara itu, jumlah kunjungan akan meningkat setiap tahunnya dan PAD juga meningkat.

"Kita berharap pada tahun depan jumlah kunjungan meningkat dan PAD juga meningkat dari tahun sebelumnya," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar