Polres Pasaman Barat Tangkap Dua Orang Pengedar Uang Palsu

id Pelaku uang palsu

Jajaran Polres Pasaman Barat yang dipimpin Kasat Intelkam, Iptu Elvis Susilo menangkap dua orang pelaku yang diduga mengedarkan uang palsu, Jumat (8/12) malam. ( Antara Sumbar/Altas Maulana)

Simpang Empat, (Antara Sumbar) - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) menangkap dua orang yang diduga pengedar uang palsu, Jumat (8/12) malam.

"Benar, kita menangkap Evinda Upin (22) dan Khairul Amin dipanggil Adek (26). Saat ini keduanya sudah ditahan di Polres Pasaman Barat untuk pemeriksaan lebih jauh," kata Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso melalui Kepala Satuan Intlekam, Iptu Elvis Susilo di Simpang Empat, Sabtu (9/12).

Ia mengatakan penangkapan terhadap kedua tersangka berawal dari adanya laporan masyarakat ke Unit Opsnal Satuan Intelkam adanya adanya transaksi jual beli uang palsu di jalan lintas Kampung Cubadak Nagari Lingkung Aur Kecamatan Pasaman.

Mendapatkan laporan itu maka pada Jumat (8/12) sekitar pukul 23.00 WIB, Unit Opsnal Satuan Intelkam bersama Unit Opsnal Satuan Reskrim Polres Pasaman Barat langsung bergerak melakukan penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam Polres Pasaman Barat Iptu Elvis Susilo terhadap tersangka Evinda Ipin (22) yang diduga berperan sebagai pengedar uang palsu.

Kemudian sekitar pukul 23.45 WIB tim gabungan melakukan pengembangan di Joring Lubuk Landur Nagari Aua Kuning Kecamatan Pasaman dan melakukan penangkapan terhadap tersangka ke dua Khairul amin yang biasa dipanggil Adek yang diduga berperab sebagai pencentak uang palsu yang bekerja di salah satu percetakan Aksara Offset Simpang Empat.

"Dari tangan tersangka kita mengamankan sejumlah barang bukti. Kita akan terus melakukan pengembangan lebih jauh terhadap kasus ini," katanya.

Barang bukti yang diamankan adalah uang pecahan Rp100.000 sebanyak 13 lembar, uang pecahan Rp50.000 sebanyak satu lembar yang diperoleh dari dalam dompet tersangka Evinda Ipin dan uang pecahan Rp100.000 sebanyak enam lembar dari dalam dompet Khairul Amin atau Adek.

Kemudian satu unit printer foto kopi merk Canon PIXMA MP 237, kertas HVS A4 merk Sinar Dunia sebanyak 250 lembar, sua unit HP merk nokia dan merk samsung, dua buah dompet warna hitam dan warna merah.

"Saat ini kedua tersangka sedang diperiksa di Polres Pasaman Barat untuk pengembangan lebih jauh," katanya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai peredaran uang palsu. Jika ada yang dicurigai segera laporkan kepada pihak penegak hukum. (*)
Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar