Kopertis-X Kliam Kampus Swasta Juga Miliki Kualitas

id Kopertis X

Koordinator Kopertis X Herri. (ANTARA SUMBAR/ M R Denya Utama)

Padang, (Antara Sumbar) - Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) wilayah X Prof Herri mengatakan bahwa kampus swasta yang ada di empat wilayah Sumbar, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau memiliki kualitas yang tidak berbeda dari Universitas Negeri terkemuka.

"Bagus atau tidaknya suatu kampus bergantung pada fokus pengembangan ilmunya, kampus di bawah binaan Kopertis cukup baik," ujar dia di Padang, Jumat (8/12).

Dia mencontohkan Universitas Bung Hatta memiliki kekhususan ilmu bidang kemaritiman dan dosen serta mahasiswanya telah memiliki banyak prestasi.

Atau STKIP PGRI Sumbar yang dosennya banyak mendapatkan hibah penelitian serta aktif menciptakan beragam inovasi.

Masih ada Universitas Baiturrahmah, Politeknik Caltex, Universitas Lancang Kuning, Universitas Eka Sakti, Universitas Taman Siswa, ke semuanya memiliki kekhususan ilmu yang berdaya saing.

"Permasalahan di swasta masih minimnya yang berakreditasi A, ini yang harus dikebut," ujar dia.

Menurutnya kelemahan yang sering terjadi dalam persoalan kampus swasta yakni bangunan yang tidak representatif dan fasilitas yang belum memadai.

Di samping itu jumlah dosen yang telah bergelar Doktor dan Profesor juga masih minim, inilah salah satu sulitnya meraih akreditasi institusi A.

"Seharusnya dapat berkaca di perguruan tinggi swasta Jawa yang mampu bersaing dan menjadi kampus favorit," kata dia.

Untuk itu, tambah dia baik pengelola dan yayasan saling meningkatkan sinergitas dalam mengelola kampus.

Termasuk dalam penyediaan kebutuhan akademik seperti sarana prasarana.

Kemudian pada kampus dengan pengembangan kekhususan ilmu tertentu harus terus ditingkatkan dan diperkuat eksistensinya.

"Bila itu sudah terpenuhi bukan tidak mungkin kampus swasta tersebut jadi rebutan masyarakat untuk berkuliah," lanjut dia.

Pengamat bidang pendidikan tinggi dari Universitas Andalas Padang, Dr Ade Djulardi menilai kampus swasta dapat sukses bila terjadi harmonisasi antara yayasan dan pengelola.

Kemudian mencukupi dan memberikan kemudahan untuk kebutuhan dosen dalam pengajaran, riset, pengabdian serta melanjutkan studi.

Seperti penyediaan sarana terpenting yakni ruang kuliah, kantor jurusan, laboratorium atau studio, dan perpustakaan. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar